AFU.id

Literasi Keuangan Minim, Realisasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Pesisir Baru 1,5 Persen

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Literasi Keuangan Minim, Realisasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Pesisir Baru 1,5 Persen
(Foto: KKP RI)

Hambatan Administratif Menguji Akselerasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat

Bagaimanapun juga, intervensi permodalan formal guna mendongkrak Penyaluran Kredit Usaha Rakyat melalui program Gemilang kini baru mencakup total 30 pelaku usaha terpilih. Komposisi peserta tersebut terdiri dari 18 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Naik Kelas serta 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Peta sebaran proyek percontohan tersebut juga baru menyasar wilayah pengembangan Budidaya Tematik yang tersebar lintas enam provinsi strategis. Keterbatasan cakupan wilayah operasional itu dikhawatirkan belum mampu mendongkrak target serapan secara masif dalam waktu dekat.

Pada dasarnya, keberhasilan optimalisasi serapan modal usaha di sektor bahari sangat bergantung pada konsistensi pendampingan manajerial pasca-pelatihan. Tanpa adanya transparansi penyaluran serta pemangkasan birokrasi perbankan yang berbelit-belit, seluruh program literasi keuangan ini hanya akan menjadi agenda seremonial tanpa mampu membebaskan nelayan tradisional dari jeratan kemiskinan struktural daerah. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi