Penulis: Administrator · Reporter: Fadhlan Robbani
AFU.ID - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menegaskan pentingnya inovasi dan rekayasa teknologi agar Indonesia mampu memproduksi kedelai secara mandiri di dalam negeri. Hal ini diperlukan untuk memutus ketergantungan impor terhadap komoditas pangan strategis tersebut.
Herman menilai, meski kedelai secara alami tumbuh optimal di negara dengan empat musim, Indonesia memiliki peluang besar jika didukung oleh teknologi yang tepat. Menurutnya, pemerintah harus memprioritaskan komoditas yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
"Kedelai sebetulnya bisa kita budidayakan di dalam negeri, bisa kita tanam di Indonesia. Tentu ini membutuhkan inovasi dan teknologi yang beradaptasi, karena kedelai bisa tumbuh baik di negara yang memiliki musim-musim besar," ujar Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 8 April 2026.
Ia menambahkan bahwa pembagian zonasi komoditas strategis menjadi kunci keberhasilan kedaulatan pangan.
"Tinggal bagaimana kepentingan pertanian membagi komoditas-komoditas yang strategis, yang penting, yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat," pungkasnya. (fad/asw)