Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Ledakan sumur minyak tradisional yang dikelola masyarakat di Gampong Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, memicu kebakaran hebat. Kobaran api muncul saat minyak mentah dipindahkan ke sebuah truk untuk diangkut dan sempat membakar area sekitar sumur.
Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi mengatakan kebakaran dipicu percikan api dari mesin mobil Colt Diesel ketika pekerja memindahkan minyak mentah ke dalam drum. Menurutnya, api dengan cepat membesar hingga menghanguskan satu unit truk yang berada di lokasi. "Saat pemindahan minyak itulah muncul percikan api dari mesin mobil sehingga sumur minyak terbakar," kata Irwan, Senin (6/7/2026).
Seluruh pekerja yang berada di lokasi langsung menghentikan aktivitas dan menyelamatkan diri saat kobaran api membesar. Petugas kemudian mengerahkan mobil pemadam kebakaran bersama tim perusahaan migas untuk memadamkan api, sementara polisi memasang garis pembatas guna mencegah masyarakat mendekati lokasi yang masih berbahaya.
Berdasarkan laporan pemerintah daerah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan kobaran api yang sempat merambat ke lahan warga berhasil dikendalikan sehingga titik api kini hanya terpusat di sekitar lubang sumur minyak. "Sampai saat ini belum ada informasi korban jiwa dalam kebakaran sumur minyak yang dikelola masyarakat secara tradisional," ujar Iskandar.
Lokasi kebakaran berada di kawasan perkebunan sawit yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik penambangan minyak ilegal di Kabupaten Aceh Timur. Polisi menyebut sumur tersebut dimiliki oleh dua warga berinisial ZU dan FI. Kepolisian mengimbau masyarakat tidak lagi melakukan penambangan minyak ilegal karena berisiko membahayakan keselamatan. Aparat juga memastikan pengamanan di sekitar lokasi tetap dilakukan hingga proses pendinginan selesai dan kondisi dinyatakan aman. (RAI)