Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Sekitar 10 proyek strategis di Kabupaten Bogor akan mulai dilelang lebih awal pada akhir 2026 melalui skema tender dini. Langkah ini disiapkan agar proyek-proyek yang dibiayai APBD 2027 dapat langsung dikerjakan setelah anggaran disahkan. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan proses lelang akan dimulai pada akhir 2026 sebagai bagian dari percepatan pengadaan barang dan jasa.
Menurutnya, mekanisme tender dini diharapkan memangkas waktu persiapan sehingga proyek dapat segera memasuki tahap pelaksanaan pada tahun anggaran 2027. “Dua proyek besar yang diprioritaskan dalam tender dini ini adalah pembangunan flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) dan embarkasi haji dan umrah di kawasan Stadion Pakansari,” kata Rudy, Selasa (7/7/2026).
Pembangunan flyover Bomang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar. Infrastruktur tersebut dirancang untuk meningkatkan konektivitas antara wilayah Bojonggede hingga kawasan Tegar Beriman sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas di jalur tersebut. Embarkasi haji dan umrah akan dibangun di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Kompleks Stadion Pakansari. Gedung berlantai tujuh yang mengusung konsep menyerupai Zamzam Tower itu dianggarkan sekitar Rp142 miliar melalui APBD Kabupaten Bogor 2027.
Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Arie Fikriansyah menjelaskan tender dini dijadwalkan mulai diumumkan pada Desember 2026. Namun, setiap perangkat daerah harus lebih dulu melengkapi seluruh persyaratan administrasi, mulai dari dokumen perencanaan, Detail Engineering Design (DED), alokasi anggaran, hingga permohonan tender.
Menurut Arie, pengajuan paket pekerjaan dapat dilakukan sejak November 2026. Meski proses pemilihan penyedia dimulai lebih awal, kontrak baru dapat ditandatangani setelah APBD 2027 resmi disahkan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa. (RAI)