JAKARTA, AFU.ID — Suwito, pedagang tempe keliling asal Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono, tewas tertimpa truk boks di Jalan Raya Surabaya–Madiun, Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk. Korban saat itu sedang mengayuh sepeda untuk berjualan ketika ditabrak dari belakang. Truk kemudian terguling ke dalam parit dan menimpa tubuh korban.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ketika truk Toyota Dyna bernomor polisi AD 8574 MH melaju dari arah timur menuju barat. Kendaraan yang dikemudikan MHA, warga Gedangan, Sidoarjo, diduga kurang konsentrasi saat berada di belakang sepeda korban. Bagian depan truk kemudian menghantam sepeda yang dikayuh Suwito.
“Sesampainya di lokasi, pengemudi kurang berhati-hati dan kurang memperhatikan situasi lalu lintas karena kurang konsentrasi,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Ipda Wahby Irfan Izzudin, Rabu (29/7/26). Polisi masih mendalami penyebab pasti hilangnya konsentrasi pengemudi. Dugaan bahwa sopir mengantuk sebelumnya sempat disampaikan warga sekitar, namun belum menjadi kesimpulan resmi.
Setelah menabrak korban, truk oleng ke kiri dan menghantam pohon sebelum akhirnya terguling ke dalam parit. Suwito bersama sepedanya ikut terjatuh dan terjepit di bawah badan kendaraan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Evakuasi berlangsung selama beberapa jam karena tubuh korban terjepit di bawah truk. Petugas gabungan harus mendatangkan dua alat berat untuk mengangkat kendaraan, sementara keberadaan kabel di atas lokasi turut menyulitkan proses evakuasi. Jenazah Suwito kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah Kertosono untuk pemeriksaan medis dan visum.
Petugas Satlantas Polres Nganjuk telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga membersihkan tumpahan oli dan solar di sekitar lokasi agar tidak memicu kecelakaan susulan. Kendaraan serta pengemudi masih diperiksa untuk menentukan tanggung jawab hukum dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan itu merenggut nyawa Suwito saat ia baru memulai aktivitas mencari nafkah pada pagi hari. Sepeda yang sehari-hari digunakan untuk berjualan tempe juga rusak tertimpa kendaraan. Penyidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kecelakaan serta kemungkinan adanya unsur kelalaian pengemudi. (RHU)