AFU.id

Imbas Gempa NTT, Jaringan Listrik di Manggarai Timur Masih Terganggu

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Jaringan listrik di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, masih terganggu akibat gempa yang terjadi, bersamaan dengan gangguan pada jaringan komunikasi dan akses jalan akibat longsoran. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebutkan bahwa Manggarai Timur dan Nagekeo mengalami kendala serius dalam layanan dasar, sementara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya penanganan segera terhadap masalah listrik, telekomunikasi, dan bahan bakar untuk mendukung upaya penyelamatan korban. Tim SAR terus beroperasi di lapangan dengan menggunakan fasilitas internet Starlink untuk menjaga komunikasi di tengah situasi sulit ini.

Imbas Gempa NTT, Jaringan Listrik di Manggarai Timur Masih Terganggu
Pengungsi korban bencana gempa bumi di NTT (ANTARA FOTO/MEGA TOKAN)

Listrik dan BBM Jadi Prioritas

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta gangguan layanan dasar segera ditangani di wilayah terdampak gempa. Selain listrik dan telekomunikasi, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) serta logistik juga diminta segera dipastikan ketersediaannya. "Tujuan utamanya penyelamatan korban dan memfungsikan yang hal-hal yang mendasar seperti listrik kemudian telekomunikasi, BBM, logistikan. Mudah-mudahan hari ini bisa 100%," kata Tito.

Tito juga meminta seluruh persoalan di lapangan dipetakan secara khusus. Pendataan tersebut diperlukan agar setiap instansi dapat segera bergerak sesuai kewenangannya, termasuk dalam menangani persoalan listrik, jalan, BBM, dan layanan kesehatan. "Kami sarankan untuk betul-betul memetakan permasalahan yang ada dan segera kita bergerak dengan kewenangan kita masing-masing entah itu di Pertamina, di listrik, di jalan, di bidang kesehatan lain-lainnya," ujarnya.

Menurut Tito, masih ada sejumlah persoalan yang belum terdata secara lengkap. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah dan instansi terkait mendata setiap kendala yang ditemukan di wilayah terdampak. "Nah, ini yang belum kami tadi belum banyak terdata, tolong terdata khusus," tutur Tito. Sementara itu, tim SAR masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi terdampak sambil menjaga koordinasi antarunsur di lapangan. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi