JAKARTA, AFU.ID — Sebanyak 25 jadwal kereta api (KA) lintas provinsi di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen mengalami pembatalan.
Hal tersebut karena efek dari insiden KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi (PLB 4B) yang menemper Commuter Line relasi Kampung Bandan-Cikarang (PLB 5568A).
Peristiwa naas tersebut terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, (27/4/2026).
Tercatat 240 penumpang kelas eksekutif KA Argo Bromo Anggrek berhasil lolos tanpa cedera, sementara korban tewas dan luka berat berasal dari Commuter Line.
“Saat ini, korban meninggal dunia tercatat empat orang dan 79 orang mengalami luka-luka,” ungkap Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin pada Selasa, (28/4/2026).
Seluruh korban jiwa dan puluhan korban luka yang berhasil dievakuasi dari gerbong Commuter Line PLB 5568A langsung dilarikan secara maraton menuju delapan rumah sakit (RS) rujukan.
Mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bhakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
“Seluruh korban telah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik,” tutur Bobby Rasyidin.
Proses penyelamatan darurat yang melibatkan gabungan tim Basarnas, TNI, Polri, dan tenaga medis tersebut berfokus di jalur hulu yang masih porak-poranda akibat insiden mematikan tersebut.
“Kami fokus pada upaya evakuasi dan penanganan korban dengan sekuat tenaga,” ujar Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI), Dudy Purwagandhi.
Hanya saja, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI enggan berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya pada penyelidikan otoritas berwenang terkait penyebab anjlok hingga beradunya dua kuda besi beda kelas yang memicu kelumpuhan transportasi tersebut.
“Untuk penyebab kejadian ini, kami menyerahkannya kepada KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi, red) agar dapat ditelusuri secara lebih mendalam,” papar Menteri Dudy.
Jadwal Operasional Terganggu
Imbas dari tragedi berdarah tersebut, manajemen KAI mengambil langkah drastis dengan menghentikan total seluruh perjalanan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen demi mengutamakan sterilisasi jalur.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan,” ucap Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Kendati demikian, per Selasa dini hari pukul 01.04 WIB, jalur hilir pada lintas Bekasi-Tambun telah dapat dilalui kembali untuk perjalanan kereta api.
Sementara itu, jalur hulu masih dalam proses evakuasi dan penanganan di lokasi.
Guna meredam kepanikan keluarga korban dan mengevakuasi sisa penumpang yang terlantar, pihak KAI langsung mendirikan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur.
Mereka juga memberikan kompensasi pengembalian dana tiket 100% yang dapat diklaim selama sepekan ke depan.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak,” kata Anne Purba.
Kelumpuhan operasional tersebut secara total pun akhirnya memaksa manajemen membatalkan sedikitnya 25 jadwal kereta lintas provinsi secara mendadak.
Daftar Perjalanan KA Jarak Jauh yang Dibatalkan
Senin, 27 April 2026:
KA 120B Gunungjati (Gambir – Cirebon);
KA 139B Parahyangan (Kiaracondong – Gambir);
KA 140B Parahyangan (Gambir – Kiaracondong);
KA 22 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang);
KA 76B Mataram (Pasar Senen – Solo Balapan);
KA 164 Gumarang (Pasarsenen – Surabaya Pasarturi);
KA 150 Singasari (Pasar Senen – Blitar);
KA 92–93 Jayabaya (Pasar Senen – Malang);
KA 64B Manahan (Gambir – Solo Balapan);
KA 258 Progo (Pasar Senen – Lempuyangan);
KA 30F Argo Anjasmoro (Gambir – Surabaya Pasarturi);
KA 180B Tawang Jaya Premium (Pasar Senen – Semarang Tawang).
Selasa, 28 April 2026:
KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir);
KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir);
KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap);
KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen);
KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir);
KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasar Senen);
KA 163 Gumarang (Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen);
KA 149 Singasari (Blitar – Pasar Senen);
KA 94–91 Jayabaya (Malang – Pasar Senen);
KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir);
KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasar Senen);
KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasar Senen). (ADR/NAD)