JAKARTA, AFU.ID – DPR RI melalui Satuan Tugas Pemulihan Pasca-Bencana (Satgas Galapana) menyepakati penambahan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) bagi tiga provinsi di Sumatra yang terdampak banjir bandang, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah ini diambil guna mempercepat rehabilitasi infrastruktur dan layanan publik di wilayah tersebut.
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menegaskan bahwa fokus utama penanganan adalah penguatan dukungan anggaran lintas sektor, termasuk penambahan dana kementerian terkait dan skema transfer ke daerah.
“Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mendorong tambahan anggaran transfer ke daerah atau TKD kepada tiga provinsi dan seluruh kabupaten kota (di tiga provinsi tersebut) dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana Sumatra dapat segera direalisasikan,” kata Saan saat membacakan kesimpulan rapat di Gedung Nusantara V, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.
Selain TKD, rapat juga menyepakati mekanisme realokasi anggaran dari pos lain untuk memenuhi kebutuhan pemulihan infrastruktur dasar, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga rumah ibadah.
“Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI menyetujui dana tanggap penyaluran akan diambil dari pos lain untuk tambahan anggaran kementerian pekerjaan umum dalam rangka mendukung pemulihan infrastruktur, sarana dan prasarana kesehatan, fasilitas pendidikan, fasilitas rumah ibadah, pondok pesantren, dan madrasah,” jelas Saan.
Lebih lanjut, Saan menyoroti pentingnya mempercepat renovasi rumah bagi 8.747 tenaga kesehatan yang terdampak bencana. Pihaknya mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera mencairkan dana tersebut sebelum Hari Raya Idul Fitri agar pelayanan kesehatan kembali optimal.
“Anggaran ini guna mendukung untuk segera realisasi anggaran dari BNPB untuk percepatan renovasi untuk rumah tenaga kesehatan. Kami mendukung percepatan pencairan sebelum hari raya Idul Fitri,” pungkas Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan itu.