JAKARTA, AFU.ID – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG membidik pasar pembangunan dan renovasi rumah di kawasan permukiman padat perkotaan. Perseroan menyiapkan layanan beton siap pakai skala kecil bernama MiniMix untuk menjangkau proyek rumah warga di area dengan akses jalan terbatas. Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kebutuhan renovasi rumah, pembangunan hunian baru, dan pengembangan properti di kawasan perkotaan membuka peluang bisnis bagi perusahaan di segmen ritel bahan bangunan.
“Sebagai pemain utama di industri bahan bangunan, SIG terus menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang semakin beragam,” kata Vita dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (21/6/2026). Menurut Vita, pertumbuhan kawasan penyangga kota dan tren renovasi rumah membuat permintaan beton siap pakai skala kecil terus meningkat.
Kebutuhan itu banyak muncul di kawasan padat penduduk, terutama wilayah yang tidak bisa dilalui truk mixer berukuran besar. Melalui unit bisnis PT Solusi Bangun Beton, SIG mengembangkan MiniMix sebagai armada pengantar beton berukuran lebih kecil. Layanan ini disiapkan untuk menjangkau gang sempit, permukiman padat, hingga area proyek rumah yang membutuhkan pasokan beton secara praktis.
Armada MiniMix memiliki dimensi lebar 2,2 meter, tinggi 3,2 meter, dan panjang 6,4 meter. Ukuran tersebut membuat pengiriman beton siap pakai dapat dilakukan ke lokasi yang sulit dijangkau armada konvensional. Dengan layanan ini, proyek renovasi rumah di perkotaan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pencampuran beton manual di lokasi.
SIG menilai penggunaan beton siap pakai dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efisien, rapi, dan sesuai kebutuhan proyek kecil hingga menengah. Saat ini, PT Solusi Bangun Beton mengoperasikan 42 armada MiniMix. Layanan tersebut telah menjangkau Jakarta, Bandung, Cianjur, Yogyakarta, Surabaya, dan wilayah sekitarnya. Operasional MiniMix juga didukung 30 batching plant yang tersebar di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
SIG optimistis layanan MiniMix dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, terutama masyarakat yang sedang membangun atau merenovasi rumah di kawasan perkotaan. Segmen ini dinilai memiliki potensi pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan hunian dan perbaikan properti.
Perseroan juga melihat pasar beton siap pakai skala kecil sebagai peluang bisnis yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Sebelumnya, SIG mencatat laba bersih sebesar Rp46 miliar. Angka itu tumbuh 380 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10 miliar.
Secara kumulatif hingga Mei 2026, SIG membukukan laba bersih Rp152 miliar. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan masih mencatatkan kerugian. Perbaikan kinerja tersebut dikaitkan dengan transformasi model bisnis yang dijalankan perusahaan. Transformasi itu mencakup efisiensi operasional, optimalisasi proses bisnis, penguatan fundamental, serta peningkatan profitabilitas dan daya saing. (ANT/FAD)