AFU.id

Sumatera Barat Darurat Tambang Liar, 10 Ribu Hektare Lahan Hutan Hancur, Longsor dan Pencemaran Merkuri Ancam Keselamatan Masyarakat

Bagikan:

Penulis: Agung RiyadiReporter: M. Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Sumatera Barat kini menghadapi darurat tambang liar, dengan lebih dari 10.000 hektare lahan hutan yang hancur akibat aktivitas pertambangan ilegal yang marak, terutama setelah lonjakan harga emas. Tragedi terbaru terjadi ketika longsor menewaskan sembilan pekerja di tambang ilegal di Kabupaten Sijunjung, mengungkapkan kegagalan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari praktik berbahaya ini, yang juga mencemari lingkungan dengan merkuri melebihi batas aman. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mencatat adanya 48 kematian terkait tambang ilegal sejak 2012 dan mendesak penegakan hukum yang lebih tegas terhadap mafia tambang yang terlibat.

Sumatera Barat Darurat Tambang Liar,  10 Ribu Hektare Lahan Hutan Hancur, Longsor dan Pencemaran Merkuri Ancam Keselamatan Masyarakat
Penutupan tambang emas ilegal di Sumatera Barat (dok. TVRI Sumbar)

Sentimen Berita

100% sumber condong ke kiri

Kiri100%
Liputan6
Suara
IDN Times
Jawa Pos
Pikiran Rakyat
Netral0%
Kanan0%

Berita Terkait

Pilihan Redaksi