JAKARTA, AFU.ID - Delapan penumpang speedboat rute Desa Sinairusi-Tepa dilaporkan hilang usai kapal mereka tenggelam dihantam cuaca buruk di Perairan Pulau Dai, Maluku Barat Daya (MBD), pada Kamis (11/6). Para penumpang tersebut diketahui sampai saat ini belum juga ditemukan.
"Saat ini para korban belum ditemukan dan kami sementara melakukan koordinasi dengan pemilik speedboat," kata Kepala BPBD Kabupaten MBD Jemmy Lico di Ambon, Sabtu (13/6/2026).
Sebelumnya, diketahui total penumpang adalah 10 orang, 2 orang bernama Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42) dipastikan selamat setelah berhasil berenang kembali ke pesisir Desa Sinairusi. Warga bersama BPBD setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun terkendala cuaca buruk serta keterbatasan bahan bakar minyak.
"Musibah kecelakaan laut ini telah kami laporkan ke Basarnas Ambon, dan tim SAR gabungan sementara melakukan operasi pencarian hingga saat ini," sambungnya.
Usai menerima laporan darurat tersebut, tim penyelamat dari Basarnas Ambon langsung diterjunkan dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memetakan jalur penyisiran. "Lokasi kejadian pada koordinat LKK 7°39'2.95"S, 129°38'27.61"E di sekitar Perairan Pulau Dai dengan jarak kurang lebih 264 nautical mile," ujar Kepala Kantor Basarnas Ambon Muhammad Arafah. (ANT/NAD)