AFU.ID - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman untuk 10 hingga 11 bulan ke depan. Kepastian ini disampaikan di tengah adanya ancaman krisis pangan global yang tengah membayangi.
Pernyataan tersebut dipaparkan Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 7 April 2026.
Amran menjelaskan bahwa di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah saat ini memfokuskan sejumlah program strategis, mulai dari swasembada pangan, program makan bergizi, ketahanan energi melalui biofuel, hingga hilirisasi sektor pertanian.
"Upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Dalam waktu satu tahun, Indonesia berhasil mencapai swasembada dengan kenaikan produksi sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen," ujar Amran merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS).
Lebih lanjut, Mentan mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional per 7 April 2026 telah menembus angka 4,6 juta ton. Jumlah ini meningkat dari posisi sebelumnya sebesar 4,5 juta ton dan tercatat sebagai cadangan tertinggi sepanjang sejarah.
"Dengan kondisi tersebut, pemerintah memastikan stok beras nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam 10 hingga 11 bulan ke depan," tegasnya.
Meski terdapat tantangan fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung selama enam bulan ke depan, Amran mengaku tetap optimistis kondisi pangan tetap terkendali. Selain beras, Kementan juga menjamin ketersediaan komoditas pokok lainnya seperti bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, hingga gula pasir berada dalam level aman. (fad/asw)