Penulis: Administrator · Reporter: Putri Nadhila
JAKARTA, AFU.ID — Kedekatan emosional Tom Lembong dengan Anies Baswedan, memicu spekulasi politik menuju Pilpres 2029. Namun, isu tersebut langsung ditepis dengan peringatan keras, agar publik berfokus pada ancaman krisis nyata dalam kuartal ke depan.
"Pak Anies salah satu kawan terbaik terdekat, dan justru sebagai kawan dekat kita punya kewajiban moral untuk berbicara jujur apa adanya," terang Tom saat merespons isu relasi politiknya di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Menghadapi pancingan mengenai perannya di kubu Anies pada kontestasi politik tiga tahun mendatang, ia secara tegas menolak membuang energi untuk membahas skenario yang masih terlalu jauh.
“Rasanya terlalu spekulatif kalau kita mulai bicara 2029,” tolaknya singkat.
Ia membelokkan narasi politik tersebut dengan mengungkapkan adanya kondisi darurat di depan mata, yang jauh lebih krusial dibandingkan urusan perebutan kekuasaan.
"Kita punya tantangan-tantangan yang sangat gede, sangat mendesak sebulan, dua bulan, tiga bulan ke depan," ungkap Tom memberi peringatan.
Oleh karena itu, ia mendesak seluruh elemen masyarakat dan tokoh politik untuk menyingkirkan ambisi elektoral jangka panjang demi menyelamatkan kondisi riil negara saat ini.
"Kita harus bisa bertahan dalam jangka pendek ini sebelum jangka menengah atau jangka panjang menjadi relevan," pungkasnya. (nad/asw)