JAKARTA, AFU.ID — Pemerintah menyiapkan kuota bagi 8.100 masyarakat untuk menghadiri langsung Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026. Kuota tersebut mencakup Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera Pusaka pada sore hari. Kesempatan hadir akan dibuka melalui mekanisme pendaftaran cepat yang dikenal sebagai war tiket.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan mekanisme pendaftaran akan diumumkan dalam waktu dekat. Pemerintah belum menetapkan tanggal dan jam pembukaan pendaftaran hingga Senin (03/08/26). Masyarakat diminta memantau kanal resmi pemerintah agar tidak tertinggal ketika perebutan kuota dibuka.
“Kami akan melaksanakan war ticket bagi masyarakat yang ingin mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka,” kata Juri. Ia menyebut pemerintah ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk hadir langsung dalam puncak peringatan kemerdekaan. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi tersebut.
Mengacu pada penyelenggaraan sebelumnya, pendaftaran dilakukan secara daring melalui layanan resmi Pandang Istana. Calon peserta perlu membuka portal pendaftaran, mengisi formulir identitas, kemudian memilih sesi upacara yang ingin diikuti. Data yang dikirim selanjutnya akan diperiksa panitia sebelum undangan diterbitkan.
Calon peserta dapat lebih dulu menyiapkan nama lengkap, nomor induk kependudukan, alamat email aktif, nomor telepon, foto identitas, dan foto diri terbaru. Seluruh data harus diisi sesuai dokumen resmi karena undangan hanya berlaku bagi orang yang lolos verifikasi. Daftar persyaratan tersebut masih mengacu pada pelaksanaan tahun sebelumnya dan dapat berubah ketika ketentuan 2026 diumumkan.
Setelah mengirim formulir, pendaftar perlu menyimpan bukti atau nomor registrasi untuk memeriksa status permohonan. Peserta yang dinyatakan lolos biasanya harus menunjukkan identitas asli dan mematuhi ketentuan pakaian serta pemeriksaan keamanan di kawasan Istana. Panitia belum mengumumkan pembagian kuota antara sesi pagi dan sore untuk pelaksanaan tahun ini.
Pemerintah meminta masyarakat tidak mendaftar melalui akun, tautan, atau pihak yang belum dinyatakan sebagai kanal resmi. Jadwal, persyaratan final, dan portal pendaftaran akan diumumkan melalui Kementerian Sekretariat Negara serta layanan resmi Istana Kepresidenan. Masyarakat juga perlu menghindari pihak yang meminta pembayaran atau data pribadi sebelum pendaftaran resmi dibuka.
Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka menjadi puncak rangkaian HUT ke-81 RI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Pemerintah juga menyiapkan Pesta Rakyat di kawasan Monas dan Bundaran HI pada hari yang sama. Kegiatan tersebut akan diisi hiburan, perlombaan, pertunjukan drone, video mapping, dan pesta kembang api. (RHU)