AFU.id

Batas Realistis APBN Sanggup Talangi Selisih Harga Minyak Dunia

Bagikan:

Penulis: Erik Erfinanto

Ringkasan Berita

Harga minyak dunia mengalami penurunan, namun masih berada di atas 100 USD per barel, sementara pemerintah Indonesia memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa simulasi harga minyak tidak mempengaruhi postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), meskipun defisit APBN mencapai Rp240,1 triliun pada kuartal I 2026. Beberapa analis memperingatkan bahwa kemampuan APBN untuk menahan selisih harga BBM terbatas dan dapat berdampak negatif jika harga minyak global tetap tinggi, sehingga pemerintah disarankan untuk menetapkan batasan yang lebih realistis terkait harga BBM.

Batas Realistis APBN Sanggup Talangi Selisih Harga Minyak Dunia
Harga minyak dunia turun selama tiga hari berturut-turut hingga Senin (4/5/2026), Brent melemah ke kisaran US$107-108 per barel dan WTI di bawah US$102 per barel.(Dok. FOTO. AFUID)

Sentimen Berita

100% sumber condong ke netral

Kiri0%
Netral100%
Bisnis Indonesia
CNBC Indonesia
CNN Indonesia
Liputan6
Merdeka
Republika
Tempo
BeritaSatu
Media Indonesia
SINDOnews
Suara
IDN Times
Kumparan
Kanan0%

Berita Terkait

Pilihan Redaksi