JAKARTA, AFU.ID — Nagara Institute menggelar launching buku terbaru dari Andi Ilham Paulangi yang berjudul ‘Demokrasi Digital: Viralitas, Algoritma, dan Suara Gen Z’. Acara besar peluncuran buku literatur siber kontemporer itu akan berlangsung di Auditorium Andi Hakim Nasution Institute Pertanian Bogor (IPB) University, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) ikut terlibat untuk menyukseskan program edukasi nasional tersebut. Penyelenggara juga menggandeng IPB University dan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB University Periode 2025/2026.
Agenda promosi akbar tersebut menyasar kaum intelektual, khususnya Gen Z, yang sering menghabiskan waktu produktif di berbagai platform media sosial. Kehadiran para peserta sangat penting guna membahas bagaimana arah perkembangan ekosistem demokrasi digital yang semakin bias.
Seminar kebangsaan digital tersebut akan membedah realitas pahit mengenai monopoli data personal yang sering penguasa teknologi global lakukan. Pengunjung dapat mempelajari metode mitigasi risiko terhadap ancaman penyebaran berita bohong yang merusak persatuan bangsa Indonesia.
Andi Ilham Paulangi selaku penulis mengajak seluruh mahasiswa menguji kebebasan berpendapat secara sehat di internet. “Buku ini lahir dari kegelisahan membaca ulang dinamika ruang publik digital sebagai ruang harapan bagi warga,” ungkapnya.
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi RI), Meutya Hafid, memberi sambutan hangat terhadap perilisan karya ilmiah populer tersebut. “Algoritma yang mengatur distribusi informasi dapat mempengaruhi bagaimana suatu isu berkembang, siapa yang memperoleh perhatian publik,” tuturnya.
Perwakilan Nagara Institute, Adinda Nanda Saraswati, mengulas dengan tajam mengenai penurunan kualitas perdebatan ideologi politik nasional sekarang. “Ketika para elite politik meninggalkan konsistensi ideologis demi mengejar relevansi sesaat, mereka tidak hanya kehilangan kredibilitas,” ujarnya.
Rangkaian acara terdiri dari seminar kebangsaan digital dan dialog interaktif mahasiswa bersama pembuat kebijakan publik tingkat nasional. Acara puncak ditutup dengan peluncuran buku ‘Demokrasi Digital’ karya Andi Ilham Paulangi secara resmi di atas panggung.
Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal, akan memandu langsung jalannya acara ‘Roadshow dan Launching Buku’ tersebut. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dua periode itu akan melemparkan pertanyaan kritis guna memancing nalar objektif dari seluruh peserta yang hadir.
Pakar Komunikasi Digital nasional, Rulli Nasrullah, turut membedah isi buku berukuran 14 x 21 sentimeter tersebut. Ia memaparkan data empiris mengenai pengaruh buruk dari sistem penyensoran tak kasat mata oleh korporasi raksasa.
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menyambut kehadiran para pembicara hebat di dalam lingkungan kampus hijaunya. Pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung gerakan kedaulatan data guna menghadapi berbagai tantangan.
Kehadiran institusi pendidikan tinggi sangat krusial untuk menjadi penengah di tengah persaingan modal industri teknologi platform global. Akademisi harus mampu melahirkan cetak biru solusi nyata demi melindungi hak privasi seluruh pengguna internet tanah air.
Presiden Mahasiswa BEM KM IPB Periode 2025/2026, M Abdan Rofi, menggerakkan ratusan mahasiswa untuk memadati ruang auditorium sejak pagi hari. Kelompok anak muda berdiskusi aktif mengenai pengaruh sistem kecerdasan buatan platform dalam mengatur pendistribusian informasi masyarakat siber.
BEM KM IPB menuntut transparansi tata kelola internet agar tak merugikan kepentingan politik generasi muda masa depan. Solidaritas organik lini masa perlu diarahkan secara bijak guna menghindari jebakan aktivisme semu yang tidak mengubah kebijakan.
Nagara Institute pun membagikan beragam keuntungan melimpah bagi seluruh peserta yang menghadiri rangkaian acara dari awal hingga akhir. Setiap pengunjung berhak mendapatkan paket lengkap berupa e-certificate resmi, buku cetakan pertama, snack, serta seminar kit eksklusif.
Pemberian fasilitas sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian publik terhadap isu kedaulatan data nasional yang mendesak. Nagara Institute berharap, pemberian cendera mata dapat memicu semangat literasi digital yang berkelanjutan di lingkungan masyarakat luas.
Buku ‘Demokrasi Digital: Viralitas, Algoritma, dan Suara Gen Z’ karya Andi Ilham Paulangi yang diterbitkan oleh Nagara Institute memuat nomor identifikasi buku berstandar internasional resmi, yaitu ISBN 987-967-8519-93-8. Karya literatur berbobot itu merinci 11 bagian pembahasan utama untuk menguliti bagaimana taktik kotor industri kapitalisme platform global. (ADR)