AFU.ID, JAKARTA - Manajemen lalu lintas Lebaran 2026 efektif mengurai kepadatan kendaraan yang memasuki Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta hingga 2,9 juta unit.
Melansir website Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) pada Senin, 30 Maret 2026, Menteri Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pergerakan arus balik di koridor Tol Trans Jawa sudah melandai.
Data PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan volume kendaraan tersebut telah memenuhi 86% dari total proyeksi pemudik pada tahun ini.
Pemerintah secara resmi mengakhiri pemberlakuan rekayasa jalan satu arah (one way) lokal tahap dua pada Senin dini hari.
“Pergerakan arus balik dari KM (Kilometer, red) 414 hingga KM 70 Tol Trans Jawa terpantau sudah melandai,” ungkap Menhub Dudy.
“Jumlah kendaraan yang memasuki Jakarta telah mencapai 2,9 juta unit atau 86 persen dari total proyeksi,” sambungnya.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat angka fatalitas kecelakaan selama periode mudik tahun ini mengalami penurunan 30,4%.
Capaian positif tersebut menunjukkan skema pengaturan jalan yang disiapkan oleh para pemangku kepentingan berjalan optimal sesuai rencana operasi.
“Fakta ini tentu sangat menggembirakan bagi kami dan ini menunjukkan bahwa manajemen lalu lintas yang disiapkan dan diberlakukan benar-benar berjalan dengan efektif,” tutur Menhub RI.
Kepatuhan masyarakat terhadap imbauan pemerintah untuk menghindari tanggal puncak arus balik menjadi faktor kunci keberhasilan kelancaran pendistribusian volume kendaraan.
“Keselamatan harus jadi prioritas utama,” pungkas Menhub RI, Dudy Purwagandhi.