Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Selama Kunjungan PM Thailand, Ini Daftar Jalannya
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Situasi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto dan Gerbang Tol Semanggi yang mengarah ke timur pada sore hari, Kamis (19/2/2026). (Foto: Antara).
JAKARTA, AFU.ID — Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, pada 3-4 Agustus 2026. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran rangkaian agenda kenegaraan sekaligus memberikan prioritas bagi rombongan tamu negara. Rekayasa tersebut bersifat situasional dan hanya diberlakukan saat iring-iringan kendaraan melintas.
Kepala Bagian Pembinaan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan, petugas akan disiagakan di sejumlah titik untuk melakukan pengawalan serta pengaturan arus kendaraan. Menurutnya, rekayasa tidak berlangsung sepanjang hari sehingga lalu lintas akan kembali normal setelah rombongan melintas. "Rekayasa lalu lintas hanya akan dilakukan pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas," kata Robby.
Selama berada di Indonesia, Anutin dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda bersama Presiden Prabowo Subianto, mulai dari upacara penyambutan resmi di Istana Merdeka, pertemuan bilateral, hingga konferensi pers bersama. PM Thailand juga akan menghadiri Forum Bisnis Thailand-Indonesia yang digelar Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bersama Kamar Dagang Thailand di Indonesia. Selain itu, ia dijadwalkan menyampaikan pidato di Sekretariat ASEAN mengenai visi Thailand menuju kepemimpinan ASEAN pada 2028.
Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan atau memilih jalur alternatif apabila hendak melintasi ruas jalan yang menjadi rute rombongan. Pengguna jalan juga diminta memantau informasi kondisi lalu lintas melalui akun Instagram resmi @tmcpoldametro yang akan memperbarui situasi di lapangan secara berkala. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan kepadatan lalu lintas selama agenda kenegaraan berlangsung.
Rekayasa lalu lintas diperkirakan hanya berlangsung dalam waktu singkat sesuai pergerakan rombongan tamu negara. Meski demikian, sejumlah ruas jalan utama yang menghubungkan bandara, pusat pemerintahan, hingga kawasan bisnis berpotensi mengalami perlambatan arus kendaraan. (RAI)