JAKARTA, AFU.ID — Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, masih terbengkalai hampir dua tahun setelah sebagian gedungnya roboh pada 27 November 2024. Hingga kini, para siswa masih menumpang belajar di sekolah lain karena bangunan yang mengalami kerusakan berat belum diperbaiki. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru memastikan pembangunan kembali sekolah tersebut akan diusulkan dalam APBD Tahun Anggaran 2027.
Peristiwa itu terjadi saat libur Pilkada DKI Jakarta ketika sekolah dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Salah seorang orang tua siswa, Evi Afrida, mengatakan warga sekitar menjadi pihak pertama yang mengetahui bangunan sekolah ambruk pada pagi hari. "Awalnya itu pas libur Pilkada. Enggak ada angin, enggak ada hujan, tiba-tiba roboh," ujar Evi. Akibat kejadian tersebut, lima ruangan mengalami kerusakan berat yang terdiri atas empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Menurut Evi, hingga kini kondisi bangunan masih dibiarkan tanpa perbaikan meski pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan. "Empat kelas sama satu UKS, jadi lima ruangan. Dua tahun ya begini saja, terbengkalai," katanya. Kerusakan bangunan membuat sekitar 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi berdampingan.
Selama hampir dua tahun terakhir, kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan sistem dua shift sehingga siswa baru masuk sekolah pada siang hingga sore hari. Kondisi tersebut juga membuat sebagian aktivitas keagamaan dan kegiatan belajar di luar kelas ikut terganggu. Situasi itu membuat sejumlah orang tua memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain demi memperoleh lingkungan belajar yang lebih nyaman. Menurutnya, jumlah siswa di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 terus berkurang sejak bangunan sekolah roboh. "Ada yang pindah. Tahun ajaran baru ini juga masih ada yang mau pindah karena kondisinya seperti sekarang," ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan penanganan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 menjadi perhatian pemerintah daerah. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan pembangunan kembali sekolah telah memasuki tahap perencanaan melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) sejak 2025 dan akan kembali diusulkan dalam APBD Tahun Anggaran 2027. Pemprov DKI juga memastikan seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan selama proses pembangunan dipersiapkan.
Sementara itu, orang tua berharap proses pembangunan dapat segera direalisasikan agar siswa tidak terus belajar di sekolah lain dengan sistem bergantian. Mereka juga meminta kepastian waktu dimulainya rehabilitasi karena kondisi bangunan yang roboh telah terbengkalai hampir dua tahun. Pemerintah berkomitmen mempercepat penanganan sekaligus memastikan seluruh peserta didik dapat kembali belajar di lingkungan yang aman dan nyaman. (RAI)