JAKARTA, AFU.ID — IF (61), tersangka yang diduga merencanakan pembunuhan suaminya, Eddy Yono Subagyo (67), sempat memamerkan pria kenalannya dari TikTok kepada sejumlah tetangga sebelum pembunuhan terjadi. Tetangga korban bernama Taufik mengatakan IF mengaku pria berinisial AR (51) tersebut merupakan anggota TNI. IF bahkan menunjukkan foto AR, meski wajah pria itu tidak terlihat jelas.
“Dengan bangganya cerita katanya yang laki-laki mengaku TNI. Saya sudah ingatkan, sudah tua, almarhum lebih baik orangnya,” kata Taufik saat rekonstruksi di Kelurahan Arcawinangun, Purwokerto Timur, Kamis (16/7/2026). Kecurigaan Taufik muncul setelah IF mengaku pernah mengirimkan pulsa senilai Rp35.000 kepada AR. “Enggak mungkin kalau tentara beneran minta pulsa. Saya bilangin, ‘njenengan ditipu’,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Ardi Kurniawan mengatakan penyidik belum mendalami klaim AR sebagai anggota TNI karena informasi tersebut berada di luar materi penyidikan. Polisi sebelumnya mengungkap IF dan AR berkenalan melalui TikTok pada Agustus 2025. Komunikasi keduanya berkembang menjadi hubungan pribadi hingga mereka diduga mulai merencanakan pembunuhan sejak Januari 2026.
Menurut penyidik, IF ingin menguasai harta korban dan menikah dengan AR. Polisi juga menetapkan JR (43) dan RS (29) sebagai tersangka karena diduga membantu pelaksanaan pembunuhan. Pada Kamis, penyidik menghadirkan keempat tersangka dalam rekonstruksi sebanyak 17 adegan. Reka ulang dilakukan di rumah korban dan sebuah penginapan yang diduga digunakan untuk menyusun rencana sebelum pembunuhan.
Rekonstruksi digelar untuk mencocokkan keterangan tersangka dan saksi dengan alat bukti serta berita acara pemeriksaan. Anak tunggal korban dan IF sempat histeris hingga pingsan saat menyaksikan reka ulang tersebut. Eddy ditemukan meninggal di rumahnya pada 27 Juni 2026 dengan luka pada kepala. Polisi menduga pembunuhan telah dilakukan pada malam sebelumnya dan direncanakan selama sekitar enam bulan. Klaim bahwa AR pernah mengaku sebagai anggota TNI sejauh ini baru berasal dari keterangan tetangga. Polisi belum membenarkan identitas tersebut maupun menyatakan AR benar-benar pernah menjadi anggota militer. (RHU)