JAKARTA, AFU.ID — Sebuah Mitsubishi Xpander viral setelah menghantam palang Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, usai terlibat kejar-kejaran dengan Toyota Rush. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) dini hari dan ternyata bermula dari GT Banyumanik. Polisi menyebut pengemudi Xpander diduga mencoba melewati gerbang tol tanpa melakukan pembayaran.
PJR 1B Ipda Joko Siswanto menjelaskan Xpander saat itu berusaha melewati GT Banyumanik dengan menempel sangat dekat di belakang Toyota Rush. Cara tersebut diduga dilakukan agar kendaraan bisa ikut melintas tanpa melakukan tapping pembayaran tol sendiri. Petugas gerbang tol dan keamanan kemudian berusaha menghentikan kendaraan tersebut.
“Jadi ada mobil Xpander berusaha untuk tidak tapping di Gerbang Banyumanik, dengan menempel mobil Rush,” kata Joko. Petugas meminta pengemudi Xpander melakukan pembayaran sebagaimana mestinya. Namun, kendaraan tersebut justru berusaha meninggalkan lokasi.
Saat petugas melakukan penghalauan, Toyota Rush yang berada di depan mengurangi kecepatan. Posisi Xpander yang terlalu dekat membuat kedua kendaraan kemudian bersenggolan. Pengemudi Xpander setelah itu tetap melaju meninggalkan GT Banyumanik.
Pengemudi Rush yang mobilnya tersenggol kemudian mengejar Xpander. Kejar-kejaran berlangsung di ruas tol hingga kedua kendaraan mencapai kawasan Gerbang Tol Kalikangkung. Rekaman kejadian tersebut kemudian beredar luas di media sosial.
Dalam video yang viral, terdengar pengemudi yang melakukan pengejaran meneriakkan kata “tabrak lari” ketika Xpander tiba di GT Kalikangkung. Xpander kemudian terlihat menerobos dan menghantam palang gerbang tol sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke arah barat. Polisi memastikan rangkaian kejadian tersebut merupakan kelanjutan insiden yang sebelumnya terjadi di GT Banyumanik.
“Dikejar sampai Gerbang Kalikangkung, terus mobil Xpander itu nabrak palang yang ada di Gerbang Kalikangkung, terus mengarah ke barat,” ujar Joko. Ia menyebut hanya Xpander dan Rush yang terlibat dalam kejadian tersebut. Tidak ada kendaraan lain yang dilaporkan ikut mengalami kecelakaan.
Polisi sekaligus meluruskan narasi di media sosial yang menyebut dua petugas tol menjadi korban tabrak lari. Joko memastikan tidak ada korban dalam rangkaian kejadian tersebut. Marketing Communication PT Transmarga Jateng Dian Saputra juga membantah adanya petugas tol yang tertabrak.
Dian membenarkan kejadian bermula di Banyumanik ketika Xpander diduga menempel kendaraan di depannya untuk melewati gerbang. Namun, pihaknya menegaskan tidak ada korban dari petugas jalan tol sebagaimana narasi yang sempat beredar. Insiden kemudian berakhir dengan Xpander menghantam palang GT Kalikangkung setelah dikejar pengemudi Rush.
Dengan demikian, kejadian di GT Kalikangkung bukan bermula dari kecelakaan tunggal di gerbang tol tersebut. Rangkaian peristiwa berawal dari dugaan upaya Xpander menghindari pembayaran di GT Banyumanik, bersenggolan dengan Rush, kemudian kabur dan dikejar hingga Kalikangkung. Tidak ada korban jiwa maupun petugas tol yang terluka dalam insiden tersebut. (RHU)