JAKARTA, AFU.ID — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep mulai membagi wilayah kerja politik para bakal calon legislatif PSI untuk menghadapi Pemilu 2029. Kaesang menyatakan akan maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V, tetapi hanya memusatkan perburuan suara di Kota Solo. Wilayah Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo disebut telah dialokasikan kepada kader PSI lainnya agar mereka tidak saling berebut basis pemilih.
Konsolidasi tersebut dilakukan jauh sebelum tahapan pencalonan anggota legislatif dibuka. Komisi Pemilihan Umum baru mulai menyusun proyeksi program dan tahapan Pemilu 2029 pada semester kedua 2026 sambil menunggu perkembangan revisi undang-undang pemilu. Dengan demikian, pernyataan Kaesang masih sebatas deklarasi politik internal dan belum menjadikannya calon resmi dalam kontestasi tersebut.
Kaesang meminta bakal caleg PSI berkoordinasi di lapangan dan tidak memasuki wilayah kerja kader lain. Menurut dia, pembagian tersebut diperlukan untuk mencegah gesekan antarkandidat yang membidik kelompok pemilih serupa. “Boyolali saya tidak boleh disentuh karena sudah ada bagian yang lain. Sukoharjo juga, Klaten sudah diberikan teritorinya kepada yang lainnya. Saya cuma kedapatan Solo,” kata Kaesang dalam Rakorda DPD PSI Solo (25/07/26).
Kaesang juga meminta seluruh struktur PSI mulai bergerak mendekati masyarakat dan menjaga kekompakan menuju Pemilu 2029. Kader yang tidak maju sebagai caleg diminta tetap bekerja memenangkan partai, sedangkan para kandidat dilarang terlibat persaingan internal. Instruksi tersebut menunjukkan PSI mulai memanaskan mesin politik sekitar tiga tahun sebelum pemungutan suara.
Dapil Jawa Tengah V meliputi Kota Solo serta Kabupaten Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo. Wilayah itu menjadi salah satu daerah pemilihan kompetitif karena dihuni sejumlah politikus nasional, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani yang meraih 297.366 suara pada Pemilu 2024. Masuknya Kaesang berpotensi mempertemukan kekuatan politik keluarga Joko Widodo dengan basis tradisional PDI Perjuangan di Solo Raya, meski konfigurasi calon Pemilu 2029 masih dapat berubah.
Deklarasi tersebut sekaligus memperlihatkan Kaesang akan mengandalkan Solo sebagai pintu masuk menuju Senayan. Kaesang merupakan putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo dan menjadikan kota kelahirannya sebagai pusat aktivitas politik menjelang pencalonan. PSI belum mengumumkan nama kader yang mendapatkan wilayah Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo ataupun mekanisme resmi pembagian teritori tersebut. (RHU)