JAKARTA, AFU.ID — Pembalap muda Nusa Tenggara Barat, Gian Muhammad Gibran, merebut podium utama Race 1 kelas Indonesia Junior Talent Cup U-15 pada putaran ketiga Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Pembalap RX One Media RXT Honda itu menuntaskan delapan lap dengan catatan waktu 35 menit 37,149 detik. Gibran hanya unggul 0,045 detik atas Giovani Cornelius Gani dalam duel ketat hingga garis finis.
Gibran tidak langsung memaksakan diri mengambil alih posisi terdepan sejak awal balapan. Pembalap bernomor 96 tersebut sempat melebar keluar lintasan, tetapi mampu kembali mendekati rombongan depan dan menjaga peluang kemenangan. Ia kemudian memanfaatkan taktik membuntuti lawan sebelum melancarkan serangan pada lap-lap terakhir.
“Strateginya menjaga posisi di belakang pembalap lainnya untuk menghindari angin kosong, karena angin cukup kencang,” kata Gibran usai balapan (25/7/26). Taktik tersebut membantunya mengurangi terpaan angin di lintasan terbuka Sirkuit Mandalika sekaligus menghemat tenaga. Ia baru meningkatkan tekanan ketika persaingan memasuki fase penentuan.
Giovani Cornelius Gani dari Sumatera Selatan harus puas finis di posisi kedua setelah gagal mengejar keunggulan tipis Gibran. Podium ketiga ditempati pembalap Kalimantan Selatan, Ahmad Azel Savero, yang turut bertahan dalam persaingan rombongan terdepan. Hasil tersebut menunjukkan ketatnya persaingan antarpembalap muda dalam kelas pembinaan nasional itu.
Kemenangan ini melanjutkan perkembangan positif Gibran setelah meraih podium perdananya pada putaran kedua MRS 2026. Hasil tersebut juga memperkuat kemunculan pembalap lokal NTB di Sirkuit Mandalika bersama Aldiyaz dan Arai Agaska. Gibran berharap kembali meraih podium saat menjalani Race 2.
Putaran ketiga Mandalika Racing Series diikuti 107 pembalap dalam enam kelas perlombaan. Sebanyak 30 pembalap turun pada kelas Indonesia Junior Talent Cup yang menjadi wadah pembinaan pembalap berusia di bawah 15 tahun. Kejuaraan yang berlangsung dalam lima putaran itu diproyeksikan menjadi jalur bagi pembalap muda Indonesia menuju kompetisi tingkat Asia dan internasional. (RHU)