JAKARTA, AFU.ID — Timnas Brasil memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai bangkit mengalahkan Jepang 2-1 pada laga babak 32 besar di Houston Stadium, Amerika Serikat, Selasa (1/7/2026). Sempat tertinggal hingga turun minum, Selecao membalikkan keadaan lewat gol Casemiro dan Gabriel Martinelli yang tercipta pada masa injury time.
Jepang sempat membuat kejutan ketika Kaishu Sano mencetak gol pembuka pada menit ke-29 melalui aksi individu dari lini tengah. Meski lebih banyak ditekan sepanjang babak pertama, Samurai Biru mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga jeda. Memasuki babak kedua, pelatih Brazil, Carlo Ancelotti, langsung merombak lini serang dengan memasukkan Endrick menggantikan Lucas Paqueta. Pergantian itu membuat Brasil tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan Jepang.
Tekanan Brasil akhirnya berbuah hasil pada menit ke-54 saat Casemiro menanduk umpan silang Gabriel Magalhaes untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah gol tersebut, Selecao terus mengurung pertahanan Jepang demi mencari gol kemenangan.
Vinicius Junior hampir membawa Brasil berbalik unggul, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang setelah lebih dulu ditepis Zion Suzuki. Jepang bertahan rapat hingga waktu normal berakhir, tetapi gagal menghindari tekanan Brasil di pengujung laga.
Gol kemenangan Brasil akhirnya lahir pada menit ke-95. Gabriel Martinelli yang masuk dari bangku cadangan menerima umpan Bruno Guimaraes sebelum menaklukkan Zion Suzuki dari jarak dekat sekaligus memastikan kemenangan 2-1 dan membawa Brasil melangkah ke babak 16 besar.
Usai pertandingan, Carlo Ancelotti memuji kesabaran dan mental para pemainnya saat menghadapi Jepang yang tampil disiplin sepanjang pertandingan. Menurutnya, banyaknya pilihan pemain membuat Brasil mampu menjaga intensitas permainan hingga menit-menit akhir. "Kami tidak kehilangan kesabaran. Kami memiliki banyak opsi, baik pemain di lapangan maupun di bangku cadangan. Jepang bukan lawan yang mudah, mereka sangat terorganisasi dan bermain dengan intensitas tinggi," kata Ancelotti usai pertandingan.
Ancelotti juga mengungkapkan sempat menyiapkan Neymar bila laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Namun, gol Martinelli pada injury time membuat rencana tersebut batal sehingga bintang Brasil itu tidak perlu dimainkan. "Saya menyimpan Neymar untuk perpanjangan waktu. Dia akan masuk pada menit ke-105 bila kami tidak mencetak gol kedua. Saya tidak ingin mengubah struktur tim karena kami bermain dengan baik," tutup Ancelotti. (RAI)