Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Timnas Norwegia memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada laga 32 besar di Stadion AT&T, Arlington, Rabu (1/6/2026). Gol penentu Erling Haaland di penghujung laga mengantar Norwegia melaju untuk menghadapi Brasil pada babak berikutnya.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Pantai Gading lebih dulu mengancam melalui Nicolas Pepe, tetapi peluang tersebut mampu digagalkan lini belakang Norwegia. Norwegia kemudian berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-39. Antonio Nusa melakukan aksi individu sebelum melepaskan penyelesaian akhir yang membawa timnya unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling melancarkan serangan. Haaland sempat memperoleh peluang memperbesar keunggulan, sementara Pantai Gading beberapa kali mengancam lewat Nicolas Pepe dan Emmanuel Agbadou, namun belum mampu mengubah skor. Tekanan Pantai Gading akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Amad Diallo mencetak gol usai melewati kawalan pemain Norwegia sehingga kedudukan kembali imbang 1-1.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Norwegia justru kembali memimpin. Patrick Berg mengirim umpan matang yang diselesaikan Erling Haaland menjadi gol pada menit ke-86 untuk mengubah skor menjadi 2-1. Pantai Gading berupaya membalas pada sisa waktu yang ada, tetapi pertahanan Norwegia mampu meredam setiap serangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai laga, penyerang Pantai Gading, Amad Diallo, mengaku kecewa gagal membawa timnya melangkah ke babak 16 besar. Meski sempat menyamakan kedudukan, ia menilai Norwegia tampil sedikit lebih baik dan mampu memanfaatkan peluang pada momen krusial. Menurut Amad, kekalahan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Les Elephants, terutama karena mayoritas pemain baru pertama kali merasakan atmosfer Piala Dunia. "Kami kecewa dengan kekalahan ini karena kami tahu kami memiliki banyak pemain hebat yang dapat membuat perbedaan kapan saja dalam pertandingan," kata Amad.
"Kami hanya bisa belajar dari turnamen ini karena bagi kebanyakan dari kami, ini adalah Piala Dunia pertama kami. Kami bermain melawan tim dengan pemain-pemain luar biasa, tetapi kebobolan gol di akhir pertandingan dan sangat menyesal tersingkir dengan cara seperti ini," tutupnya. (RAI)