Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Tim SAR Evakuasi WNA Prancis Cedera di Gunung Rinjani
Bagikan:
Penulis: Muhammad Fakhruddin · Reporter: ANTARA/HO-SAR Mataram.
Ringkasan Berita
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang wisatawan asal Prancis, Catherine Marie (61 tahun), yang mengalami cedera pergelangan kaki saat pendakian di Gunung Rinjani, Lombok Timur, pada 14 Agustus 2026. Korban terpeleset saat perjalanan turun dan memerlukan bantuan tim yang dilengkapi peralatan medis dan mountaineering untuk proses evakuasi. Berkat kerja sama yang baik antara berbagai unsur, Catherine berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak Nusa Medica untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang wisatawan mancanegara asal Prancis, Catherine Marie (61) yang mengalami cedera saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (14/8/2026).
MATARAM, AFU.ID - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang wisatawan mancanegara asal Prancis, Catherine Marie (61 tahun) yang mengalami cedera saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 14 Agustus 2026. Catherine melakukan pendakian melalui jalur Sembalun sejak Selasa, 11 Agustus 2026. Namun, saat perjalanan turun terpeleset sehingga membutuhkan bantuan untuk proses evakuasi dari jalur pendakian.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram pada Jumat, pukul 13.10 Wita dari Mustiadi, Emergency Medical Health Center (EMHC). "Korban dilaporkan terpeleset saat perjalanan turun di sekitar jalur Lendang Panas dan diduga mengalami cedera pada pergelangan kaki sebelah kanan," ujar Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Sembalun I Dewa Gede Kerta melalui keterangan diterima di Mataram, Jumat (14/8/2026).
Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Sembalun bersama potensi SAR melakukan persiapan penanganan dan diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 13.30 Wita. Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya peralatan medis dan peralatan mountaineering, untuk memudahkan proses penanganan dan evakuasi korban di medan pendakian. Proses evakuasi dilakukan secara estafet dengan melibatkan seluruh unsur di lapangan.
Korban berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat dan langsung menyerahkan ke pihak Nusa Medica untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi secara estafet dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama dan sinergitas seluruh unsur yang terlibat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, porter, guide, serta pihak-pihak yang telah membantu proses evakuasi," katanya.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Tim Rescue USS Sembalun bersinergi dengan Unit SAR Lombok Timur, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Medica, EMHC, porter, dan guide.