Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Arus lalu lintas di Jalan Kapten Tendean arah Blok M, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean yang rusak akibat ditabrak truk pengangkut alat berat selesai dilakukan. Akses kendaraan mulai kembali normal pada Selasa, 14 Juli 2026 pukul 21.45 WIB.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan. pembongkaran JPO ditargetkan rampung pada malam hari agar arus lalu lintas dapat segera dipulihkan. Dari pantauan di lokasi, rangkaian tangga dan badan JPO telah dipotong, kemudian diangkut menuju gudang Dinas Bina Marga DKI Jakarta. “Sudah selesai tadi malam,” kata Bernard dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026). Setelah proses selesai, petugas kepolisian bersama Suku Dinas Perhubungan membuka kembali jalur kendaraan yang sebelumnya ditutup.
Insiden bermula pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB saat sebuah truk pengangkut alat berat melintas di Jalan Kapten Tendean. Truk yang mengangkut crane dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung itu tersangkut di JPO hingga menyebabkan struktur jembatan mengalami kerusakan berat. Benturan membuat bagian tangga terlepas dari badan jembatan, sementara salah satu kaki penyangga bergeser dari fondasinya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan menyebut pengemudi tidak fokus saat berkendara karena memperhatikan telepon genggam. Selain itu, sopir juga disebut tidak memperhitungkan tinggi muatan yang dibawanya sehingga alat berat menghantam JPO. Meski menyebabkan kerusakan parah pada jembatan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Sopir truk, Andre (28), mengaku baru pertama kali melintasi jalur tersebut. Ia mengatakan dirinya bersama seorang rekannya tengah mengikuti petunjuk aplikasi navigasi ketika insiden terjadi. "Kami dua kilometer lagi sampai. Kami fokus lihat maps," ujar Andre. Ia juga membantah mengemudi dalam kondisi mengantuk. (RAI)