JAKARTA, AFU.ID - Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 dimulai di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut 629 dari total 732 anggota MPR hadir dalam sidang tersebut. Dengan demikian, sebanyak 103 anggota tercatat tidak hadir. “Sampai hari ini telah hadir 629 anggota dari 732 anggota MPR yang terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD,” kata Muzani.
Muzani menyampaikan jumlah kehadiran tersebut berdasarkan laporan Sekretariat Jenderal MPR. Ia kemudian menyatakan sidang telah memenuhi ketentuan untuk dibuka. Sidang selanjutnya dinyatakan terbuka untuk umum. Ketentuan mengenai syarat pembukaan sidang tersebut merujuk pada aturan tata tertib MPR, DPR, dan DPD. Muzani menyebut dasar yang digunakan yakni Pasal 99 huruf c Tata Tertib MPR, Pasal 281 ayat 1 Tata Tertib DPR, dan Pasal 256 ayat 5 Tata Tertib DPD.
“Maka dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Sidang Tahunan MPR Tahun 2026 dan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2026 dengan agenda laporan kinerja lembaga-lembaga negara yang akan disampaikan oleh presiden dan pidato kenegaraan presiden dalam rangka memperingati ke-81 Kemerdekaan Indonesia, kami buka dan dinyatakan terbuka untuk umum,” ujar Muzani. Sidang Tahunan MPR 2026 kemudian dilanjutkan dengan agenda pidato Ketua MPR Ahmad Muzani.
Setelah itu, Ketua DPD RI dijadwalkan menyampaikan pidato sebelum Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato kenegaraan. Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Agenda tersebut menjadi salah satu bagian utama dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD.
Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 sebelumnya ditetapkan digelar pada Jumat (14/8/2026). Keputusan tersebut diambil dalam rapat gabungan pimpinan MPR, fraksi-fraksi, kelompok DPD, dan alat kelengkapan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Muzani sebelumnya mengatakan sidang dijadwalkan dimulai pukul 08.30 WIB dan diharapkan selesai sebelum salat Jumat.
Selain pidato pimpinan lembaga dan Presiden, rangkaian sidang juga menjadi forum penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara. Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD digelar sebagai agenda kenegaraan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja dalam rangkaian agenda tersebut. (FAD)