JAKARTA, AFU.ID - Nama selebritas sekaligus pengusaha Raffi Ahmad kembali menduduki puncak perbincangan hangat di media sosial, khususnya platform X. Sorotan publik tidak hanya tertuju pada aktivitas hiburannya, melainkan pada gurita pengaruh keluarga besar serta orang-orang terdekatnya yang kini ramai-ramai menduduki jabatan penting di pemerintahan maupun Perusahaan Milik Negara (BUMN).
Gelombang pembahasan ini semakin memuncak setelah Mufli Budi Ananda, yang dikenal publik sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad, resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco. Penunjukan ini memicu perdebatan sengit di kalangan warganet terkait kualifikasi dan fenomena privilege di lingkaran kekuasaan.
Akun X @GerradKevin mengunggah temuan struktur manajemen tersebut yang langsung viral dan disaksikan lebih dari 3,4 juta pengguna. "Jujur ini paling gong. Asistennya Raffi Ahmad menjadi Komisaris Krakatau Posco... tidak tahu, kok bisa? Jalurnya gimana?" tulis akun tersebut, dikutip Selasa (30/6/2026).
Unggahan tersebut memicu diskusi publik mengenai transparansi rekrutmen atau fenomena 'jalur orang dalam' (ordal). Dari hasil penelusuran diketahui, Mufli tercatat sebagai lulusan Diploma III (D3) Teknik Listrik. Ia sempat mencoba menempuh pendidikan S1 Teknik Industri, namun mengundurkan diri. Publik pun mempertanyakan relevansi latar belakang ini dengan operasional perusahaan baja berat yang strategis.
Mengingat Raffi Ahmad dikenal memiliki kedekatan dengan lingkaran pemerintahan saat ini, netizen berasumsi posisi ini diberikan berkat koneksi atau fenomena "bagi-bagi kursi". Kasus ini memicu perdebatan luas di media sosial (seperti X dan Threads). Banyak masyarakat membandingkannya dengan sulitnya lulusan universitas dengan kualifikasi mumpuni bersaing di dunia kerja, sementara kalangan dekat pesohor dinilai melesat ke posisi puncak dengan mulus
Tak hanya Mufli yang merupakan asisten Raffi Ahmad, lingkaran keluarga besar Raffi pun menjadi sorotan karena saat ini banyak yang menduduki posisi penting di pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dimulai dari Raffi Ahmad sendiri yang saat ini menduduki jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Kemudian ada adik kandung Raffi Nisya Ahmad, yang kini duduk sebagai anggota DPRD Jawa Barat.
Berikutnya ada Jeje Ritchie Ismail, adik ipar Raffi yang merupakan suami Syahnaz Sadiqah, adik bungsu Raffi Ahmad yang kini menjabat sebagai Bupati Bandung Barat. Kemudian ada Tubagus Fiki C. Satari, suami dari sepupu Raffi Ahmad yang menjabat sebagai Direktur Utama TVRI.
Di lingkaran Nagita Slavina, istri Raffi Ahmad, ada Barry Tamin yang merupakan adik ipar Nagita yang kini menjabat sebagai Komisaris Independen PT Sarinah. Kemudian ada Dony Oskaria, yang juga kerabat Nagita Slavina, yang menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN.
Tak hanya di jajaran lingkaran kekuasaan, Raffi Ahmad juga disorot karena kedekatannya dengan lingkaran kekuasaan di kerajaan bisnisnya Rans Entertainment. Raffi tercatat memiliki setidaknya 35 perusahaan di bawah benderanya.
Jaringan bisnis Raffi terdeteksi terhubung dengan sedikitnya 17 individu yang masuk dalam kategori Politically Exposed Person (PEP). Berdasarkan data dari Project Multatuli yang berjudul "Daftar Politically Exposed Person dalam gurita bisnis Raffi Ahmad" ada beberapa nama terkenal dunia politik yang berada di lingkaran bisnis Raffi. Seluruh hubungan kepemilikan saham dan jabatan di atas berbasis pada data resmi Ditjen AHU Kemenkumham yang dirangkum oleh Project Multatuli.
Dari nama-nama terkenal di dunia politik itu pada posisi teratas ada nama dua putra mantan Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka (Wakil Presiden) yang saat ini menjadi pengendali dan komisaris PT Siap Selalu Mas, pemilik tidak langsung PT Rans Nusantara Hebat. Kemudian anak kedua Jokowi, Kaesang Pangarep (Ketua Umum PSI), yang memiliki saham dan menduduki posisi direksi di PT Rans Nusantara Hebat dan PT Rans Entertainmen Indonesia.
Nama Dony Oskaria juga ada di lingkaran bisnis Raffi. Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney (perusahaan induk BUMN sektor pariwisata) dan Wamen BUMN ini memiliki saham di PT Rans Entertainmen Indonesia dan PT RFA Maju Internasional.
Kemudian ada juga Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Dito Ariotedjo) yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Menteri Pemuda dan Olahraga sejak April 2023. Dito memiliki saham di PT Rans Nikmat Sejahtera dan PT Rans Prestisius Cakrawala.
Berikutnya ada nama Audi Pratama Subagdja, putra dari Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian, mantan Ketua Umum Partai Golkar). Audi memiliki saham di PT RFA Kharisma Internasional. Lalu ada nama Loemongga Haoemasan, yang merupakan istri Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian, Wakil Ketua Umum Partai Golkar). yang ikut mendirikan PT Asiana Rans Indonesia bersama Raffi Ahmad.
Masih dari lingkaran anak-anak pejabat, di lingkaran bisnis Raffi Ahmad juga ada nama Ghaniya Kartasasmita, putra sulung Agus Gumiwang Kartasasmita dan Loemongga Haoemasan. Ghanniya mendirikan PT Asiana Rans Indonesia bersama Raffi Ahmad.
Lalu ada nama Anthony Pradiptya dan Edwin Prasetya. Mereka adalah putra Gandi Sulistiyanto Soeherman (anggota Dewan Pertimbangan Presiden/Wantimpres, mantan Direktur Utama Sinar Mas Group). Kakak-adik ini berkongsi dengan Raffi Ahmad di PT Rans Nusantara Hebat.
Salain jajaran politik ada juga lingkaran bisnis Raffi dari keluarga TNI/Polri. Dari jajaran ini ada Kharisma Bibitani, putri Komjen (Purn.) Syafruddin Kambo (mantan Wakapolri 2016-2018, mantan Menteri Pendayagunaan Negara 2018-2019; Syafruddin adalah Ketua Yayasan Assalam Fil Alamin milik Haji Isam). Kharisma juga merupakan istri perwira polisi Kompol Ardila Amry (staf khusus Dubes Indonesia untuk Perancis). Kharisma dan Raffi Ahmad mendirikan PT RFA Kharisma Internasional.
Kemudian ada nama Letjen (Purn.) Joni Supriyanto, mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI 2020-2022, komisaris independen PT Toba Pulp Lestari Tbk, Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud saat Pilpres 2024. Joni diketahui memiliki saham di PT Rans Bersahaja Network.
Lalu ada nama Komjen (Purn.) Imam Sudjarwo yang menjabat sebagai Komisaris PT Rans Surya Aktivasi (usaha patungan jasa konten dan EO antara PT Rans Entertainmen Indonesia dan PT Surya Citra Media Tbk./SCMA). Uniknya, Raffi juga punya kaitan bisnis dengan Jeremy Imanuel Santoso, menantu Rafael Alun Trisambodo (mantan pegawai Ditjen Pajak Kemenkeu yang menjadi terpidana kasus pencucian uang). Jeremy memiliki saham di PT Rans Olahraga Digital.
Di lingkaran keluarga inti sendiri, Annisa Saadiyah Ifat (Nisya Ahmad), adik Raffi Ahmad yang merupakan anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PAN 2024-2029, juga memiliki saham di PT Rans Manajemen Artis. Kemudian ada Puti Aulia Yushally, putri Dony Oskaria (Direktur Utama InJourney) yang memiliki memiliki saham di PT Rans Enak Tau.
Dalam beberapa kesempatan saat dimintai keterangan oleh media terkait kritik netizen atas jabatan publiknya maupun orang-orang di sekelilingnya, Raffi Ahmad kerap menanggapinya dengan santai namun diplomatis.
"Saya fokus bekerja saja memberikan yang terbaik buat bangsa. Tugas dari Pak Presiden (Prabowo) akan saya jalankan penuh tanggung jawab. Kalau soal kritikan atau komentar di media sosial, itu hak masyarakat, yang penting kita buktikan dengan kinerja," ujar Raffi dalam sebuah kesempatan.
Terkait rekan atau kerabatnya yang masuk ke BUMN atau politik, pihak manajemen RANS selalu menegaskan bahwa penunjukan tersebut merupakan wilayah profesionalitas masing-masing individu dan mutlak keputusan pemangku kebijakan, bukan karena intervensi bisnis RANS.
MAR