JAKARTA - AFU.ID, Fasilitas penyimpanan minyak Fujairah di Uni Emirat Arab (UEA) diserang rudal Iran, Senin (4/5/2026) Ini adalah fasilitas penyimpanan terminal minyak terbesar di kawasan Timur Tengah. Daya tampungnya mencapai 70 juta barel.
Menurut kantor berita Fujairah, terjadi serangan rudal sebanyak 15 kali dan serangan drone sebanyak 4 kali. Iran menolak serangan udara tersebut berasal darinya, mengutip Al Jazeera, Selasa (5/5).
Akibat serangan itu, beberapa titik fasilitas mengalami kebakaran hebat. Terkonfirmasi dari kantor berita itu, tiga orang korban saat ini dirawat di rumah sakit akibat serangan tersebut.
Fasilitas minyak tersebut dimiliki oleh VTTI — yang dimiliki bersama oleh IFM Global Infrastructure Fund, Vitol Group, dan Abu Dhabi National Energy Co. — dikonfirmasi oleh orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk membahas masalah tersebut secara terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak VTTI belum memberi tanggapan resmi.
Serangan itu menyebabkan sejumlah penerbangan menuju UEA dialihkan ke Muscat, Oman atau ke wilayah Arab Saudi. Pemerintah UEA sempat menutup operasional semua bandara sebagai langkah keamanan.
Pemerintah UEA menyebut, beberapa serangan udara berhasil dilumpuhkan.
Fujairah sendiri merupakan titik vital dalam rantai ekspor minyak UEA. Wilayah ini menjadi ujung dari pipa minyak mentah Abu Dhabi yang memungkinkan distribusi energi langsung ke Teluk Oman tanpa harus melewati Selat Hormuz yang rawan konflik.
Ini bukan kali pertama kawasan tersebut menjadi target. Pada 14 Maret lalu, serangan drone juga menghantam Pelabuhan Fujairah hingga memicu kebakaran dan menghentikan sebagian aktivitas ekspor minyak. (EER)