Jakarta, AFU.ID - Indonesia tidak mengutus pejabat tinggi untuk menghadiri prosesi pemakaman pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei di Iran yang digelar selama enam hari sejak Sabtu hingga Kamis mendatang. Sebagai gantinya, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) di Teheran yang menghadiri acara itu.
Berbeda dengan Indonesia, empat negara ini, yaitu Armenia, Tajikistan, Pakistan dan Georgia mengutus presiden dan perdana menterinya untuk menghadiri prosesi pemakaman Ayatollah Khamenei. Bahkan, China, Rusia dan India juga turut mengutus pejabat tingginya.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut, RI memastikan pemerintah Indonesia menghargai undangan yang disampaikan Pemerintah Iran untuk menghadiri rangkaian prosesi penghormatan tersebut."Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI di Tehran," ujar Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang, Sabtu (4/7/2026).
Yvonne menjelaskan, pada 2 Juli 2026 Pemerintah Iran telah memberitahukan kepada seluruh perwakilan diplomatik di negara itu bahwa acara penghormatan resmi akan dihadiri oleh pejabat tinggi pemerintah pusat. Menurutnya, Iran juga menyampaikan apresiasi atas keputusan Indonesia yang secara resmi menunjuk Dubes RI di Teheran sebagai wakil pemerintah.
Ia menambahkan, Dubes RI telah menghadiri acara penghormatan dan doa bersama bagi jenazah almarhum di Grand Mosalla, Teheran, pada Sabtu (4/7/2026) pagi waktu setempat. "Pada 4 Juli pagi waktu Tehran, Dubes RI telah hadir dalam acara penghormatan dan doa bersama bagi jenazah almarhum yang disemayamkan di Grand Mosalla, Tehran," kata Yvonne.
Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Iran, rangkaian acara penghormatan kepada almarhum berlangsung pada 3-9 Juli 2026 di berbagai kota di Iran dan Irak. Sementara itu, jenazah Khamenei dijadwalkan dimakamkan di Kota Mashhad pada 9 Juli 2026 setelah seluruh prosesi penghormatan selesai dilaksanakan.