Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Beda Sikap Ke Palestina dan AS-Israel, PBB Minta Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata Demi Kedamaian Rakyat Israel
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara kepada pers di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat. ANTARA FOTO/Xinhua/Xie E/bar
JAKARTA AFU.ID — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Hizbullah untuk mematuhi gencatan senjata yang dimediasi AS antara Lebanon dan Israel, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Kamis.
Menjawab pertanyaan apa pesan Guterres kepada Hizbullah setelah kesepakatan, Dujarric berkata: "Untuk mematuhi gencatan senjata... Saya pikir rakyat Lebanon telah sangat menderita". Selain itu, penduduk di Israel utara juga berhak untuk hidup dalam damai, dan kami berharap semua orang akan mematuhi gencatan senjata ini."
Sebelumnya di hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk memulai gencatan senjata 10 hari pada Kamis (16/4) pukul 21:00 GMT atau Jumat (17/4) pukul 04.00 WIB.
Trump juga mengatakan akan mengundang kedua pemimpin untuk mengunjungi Washington dan mengadakan pembicaraan yang lebih mendalam.
Presiden AS mengarahkan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine untuk bekerja sama dengan Israel dan Lebanon menuju perdamaian abadi.