JAKARTA, AFU.ID - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah mengalihkan rute 141 kapal komersial dan melumpuhkan sembilan kapal lainnya yang melintas di Selat Hormuz. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari operasi blokade maritim yang tengah berlangsung di kawasan tersebut.
Melalui pernyataan resmi di platform X pada Sabtu, CENTCOM menegaskan langkah tegas ini diambil untuk memastikan kepatuhan kapal-kapal terhadap aturan blokade. Rekapitulasi jumlah kapal tersebut merupakan data operasi yang tercatat hingga 13 Juni.
Operasi pemblokiran rute laut ini tidak lepas dari eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang pecah sejak awal tahun ini. Ketegangan bermula pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah target strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan serta jatuhnya korban sipil.
Sebagai bentuk pertahanan diri dan balasan, Iran kemudian meluncurkan serangkaian serangan yang menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer AS yang tersebar di Timur Tengah.
Menyusul eskalasi tersebut, Washington dan Teheran sempat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata pada 7 April. Namun, upaya diplomasi yang dilanjutkan melalui perundingan di Islamabad sejauh ini belum membuahkan terobosan yang berarti.
Saat ini, proses negosiasi damai antara kedua negara masih bergulir dengan fokus pada penyusunan rancangan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai kerangka penyelesaian konflik. Meskipun proses diplomatik terus diupayakan, kedua negara dilaporkan masih sesekali terlibat dalam aksi serangan berskala terbatas di lapangan. (ANT/NAD)