JAKARTA, AFU.ID - Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengungkapkan terdapat tiga kemungkinan hasil dari perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait sejumlah persoalan yang masih belum menemukan titik temu.
"Ada tiga skenario, kita mencapai kesepakatan, kita tidak mencapai kesepakatan tetapi tetap mempertahankan blokade dan terus menekan mereka, atau kita kembali pada tindakan militer," kata Bessent dalam Forum Ekonomi Reagan 2026, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, tekanan yang terus berlanjut berpotensi semakin memperburuk kondisi Iran. Ia juga menegaskan bahwa Departemen Keuangan AS masih memiliki ruang untuk menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Teheran.
Bessent mengatakan Washington masih memiliki berbagai instrumen untuk meningkatkan tekanan ekonomi dan finansial terhadap Iran.
Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang mengakibatkan kerusakan dan korban sipil.
Setelah itu, kedua negara mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April. Namun, perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad belum menghasilkan terobosan berarti, sementara AS mulai menerapkan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.
Awal pekan ini, Presiden AS, Donald Trump, menyatakan masih terdapat sejumlah persoalan utama yang belum terselesaikan, termasuk terkait program nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Meski demikian, Trump mengklaim kedua negara telah mencapai kesepakatan dalam beberapa isu lain yang dinilainya tidak terlalu krusial.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan kesepakatan akhir dengan AS hanya dapat tercapai apabila Washington menghentikan tuntutan yang dianggap berlebihan serta mengakhiri langkah-langkah yang dinilai saling bertentangan. (ANT/FAD)