JAKARTA, AFU.ID — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong peserta program Magang Nasional 2025 Tahap I untuk melanjutkan ke tahap sertifikasi kompetensi guna meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Menurut Yassierli, proses belajar peserta tidak berhenti setelah menyelesaikan magang di perusahaan. Tahap berikutnya adalah memperoleh pengakuan resmi atas keterampilan melalui sertifikasi.
“Interaksi peserta dengan Kemnaker belum selesai. Setelah magang, fase selanjutnya adalah sertifikasi kompetensi yang kami siapkan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujarnya di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan, sertifikasi kompetensi menjadi bukti formal atas kemampuan yang telah diperoleh selama magang, sekaligus menjadi nilai tambah saat bersaing di pasar kerja.
Untuk itu, peserta diminta mempersiapkan diri dengan matang sebelum mengikuti uji kompetensi yang akan dilaksanakan di balai pelatihan Kemnaker maupun melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) mitra BNSP.
ID — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong peserta program Magang Nasional 2025 Tahap I untuk melanjutkan ke tahap sertifikasi kompetensi guna meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Menurut Yassierli, proses belajar peserta tidak berhenti setelah menyelesaikan magang di perusahaan. Tahap berikutnya adalah memperoleh pengakuan resmi atas keterampilan melalui sertifikasi.
“Interaksi peserta dengan Kemnaker belum selesai. Setelah magang, fase selanjutnya adalah sertifikasi kompetensi yang kami siapkan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujarnya di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan, sertifikasi kompetensi menjadi bukti formal atas kemampuan yang telah diperoleh selama magang, sekaligus menjadi nilai tambah saat bersaing di pasar kerja.
Untuk itu, peserta diminta mempersiapkan diri dengan matang sebelum mengikuti uji kompetensi yang akan dilaksanakan di balai pelatihan Kemnaker maupun melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) mitra BNSP.
Sementara itu, Koordinator Nasional Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Kemnaker, Anwar Sanusi, menyebut proses sertifikasi kompetensi akan mulai digelar pada awal Mei 2026.
Ia berharap seluruh peserta Magang Nasional Tahap I dapat mengikuti program sertifikasi gratis tersebut.
“Dengan sertifikasi kompetensi ini, peserta memiliki tambahan modal untuk meniti karier yang lebih cemerlang ke depan,” ujar Anwar. (han)