AFU.ID, Makassar – Hanya berselang setahun pimpin DPW PAN Sulsel Husniah Talenrang, politisi perempuan yang juga menjabat sebagai Bupati Gowa, tiba-tiba dicopot sebagai ketua DPW Sulsel, Kamis 8 Mei 2026. Ia digantikan plt Ketua DPW demisioner, Ashabul Kahfi.
Pencopotan dari kursi ketua tersebut memunculkan spekulasi. Ada apa dengan Husnia Talenrang?
Seperti diketahui, Husniahyang juga adik kandung KomjenPol Fadil Imran tersebut menjadi perempuan pertama yang menakhodai PAN Sulsel dalam sejarah partai di provinsi tersebut. Penetapan Husniah diumumkan pada Senin malam 12 Mei 2025 melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN resmi.
Wasekjen DPP PAN Viva Yoga Mauladi membenarkan kabar tersebut, Kamis (8/5/2026). “Benar Wasekjen DPP PAN,” kata Viva Yoga.
Husniah kata dia, dicopot sebagai ketua DPW di Sulsel tapi ditarik ke DPP untuk mendampingi Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eko Hendro Purnomo, dalam mengelola roda organisasi di tingkat pusat.
Viva tak menyebut alasan pasti Husnia tiba-tiba dicopot, namun dia menekankan langkah disebut bagian dari strategi DPP PAN untuk memperkuat struktur kepemimpinan nasional.
Husniah dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk menambah daya dorong partai di level pusat.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP PAN yang diserahkan pada Kamis (7/5/2026). Menurut Viva Yoga, penunjukan Kahfi bukan tanpa alasan. DPP PAN mendorong percepatan konsolidasi partai di Sulsel menjelang agenda politik Pemilu 2029.
“Agar Ashabul Kahfi dapat mempercepat proses konsolidasi partai, terutama melaksanakan Rakerda dan menjaga kekompakan pengurus DPD PAN di seluruh kabupaten/kota,” ujarnya.
Selain itu, Kahfi juga dibebani tugas mempercepat pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) hingga tingkat kecamatan. DPP PAN menargetkan pembentukan relawan hingga desa dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna memperkuat mesin partai secara menyeluruh.Berita Regional Sulawesi Program “PAN Bantu Rakyat” juga menjadi fokus utama. Program ini mencakup sektor pangan, kesehatan, pendidikan, hingga keagamaan, dengan target memperluas dampak langsung ke masyarakat.
“Melaksanakan program PAN Bantu Rakyat agar kehadiran PAN dapat dirasakan oleh setiap masyarakat,” kata Viva Yoga. Di sisi lain, Husniah diproyeksikan memperkuat orkestrasi kebijakan partai di tingkat nasional.
Penarikannya ke DPP PAN disebut sebagai langkah untuk menyeimbangkan kekuatan kader antara pusat dan daerah.
DPP PAN juga menginstruksikan seluruh pengurus di Sulsel untuk patuh terhadap keputusan organisasi serta fokus pada penguatan basis sosial partai. Kahfi diminta melaporkan perkembangan konsolidasi dan program kerja secara berkala kepada pimpinan pusat.
“Kepada seluruh pengurus DPW PAN Sulsel dan DPD PAN se-Sulsel agar mentaati keputusan DPP PAN dan segera fokus melakukan konsolidasi organisasi,” tegas Viva Yoga. (aci)