Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Timnas Prancis membawa misi ganda saat menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (16/7/2026) pukul 02.00 WIB. Selain memburu tiket ke partai puncak, Les Bleus juga ingin mempersembahkan kemenangan sebagai hadiah Hari Nasional Prancis atau Bastille Day yang diperingati setiap 14 Juli.
Bek Prancis Jules Kounde mengatakan seluruh pemain menyadari besarnya dukungan masyarakat yang mengiringi perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Karena itu, laga semifinal melawan Spanyol menjadi momentum untuk membalas kepercayaan tersebut dengan hasil terbaik. "Kami benar-benar ingin membuat seluruh rakyat Prancis bangga. Kami bisa merasakan antusiasme yang mengelilingi tim dan itu sangat berarti bagi kami," ujar Kounde, dikutip dari laman resmi FIFA.
Kounde yang tampil pada semifinal Piala Dunia 2026 saat Prancis menyingkirkan Maroko 2-0 mengakui pertandingan kali ini memiliki makna berbeda. Menurutnya, laga empat besar Piala Dunia selalu menghadirkan tekanan besar, namun justru menjadi motivasi tambahan bagi Les Bleus untuk kembali melangkah ke final. Di sisi lain, gelandang Adrien Rabiot menegaskan Prancis tidak akan terpaku hanya menghentikan Lamine Yamal. Menurutnya, kekuatan Spanyol terletak pada permainan kolektif sehingga seluruh pemain La Roja wajib diwaspadai.
Laga ini juga menjadi kesempatan bagi Prancis membalas dua kekalahan beruntun dari Spanyol di turnamen besar. Kekalahan 1-2 pada semifinal Piala Eropa 2024 menjadi titik awal regenerasi yang dilakukan Didier Deschamps. Pelatih berusia 65 tahun itu kemudian memberi ruang bagi generasi baru seperti Désiré Doué, Michael Olise, dan Manu Koné, sekaligus mengubah pendekatan permainan menjadi lebih ofensif dengan formasi 4-2-3-1. Perubahan tersebut mulai menunjukkan hasil di Piala Dunia 2026.
Prancis tampil lebih seimbang antara menyerang dan bertahan, hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir, dan sukses menyingkirkan Paraguay di babak 16 besar dan Maroko di perempat final. Laga di Dallas juga membuka peluang Prancis mencatat sejarah baru. Jika berhasil mengalahkan Spanyol, Les Bleus akan melaju ke final Piala Dunia untuk tiga edisi beruntun setelah menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022. Sejauh ini, hanya Jerman Barat (1982, 1986, 1990) dan Brasil (1994, 1998, 2002) yang pernah menorehkan pencapaian serupa. (RAI)