JAKARTA, AFU.ID — Lionel Messi akhirnya akan menghadapi Inggris untuk pertama kalinya sepanjang karier profesionalnya. Momen yang telah dinanti lebih dari dua dekade itu bakal tersaji saat Argentina bentrok dengan The Three Lions pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Messi mengaku duel melawan Inggris memiliki arti tersendiri baginya. Selama membela Argentina sejak debut pada 2005, kapten La Albiceleste itu sudah menghadapi hampir seluruh kekuatan besar dunia, tetapi belum pernah sekalipun berjumpa Inggris di level senior. "Sejujurnya, ini terasa sangat spesial. Saya sudah bermain melawan hampir semua tim, kecuali Inggris," ujar Messi, dikutip dari laman resmi FIFA.
Pertemuan tersebut juga membangkitkan memori klasik bagi publik Argentina. Inggris selalu menjadi rival yang memiliki sejarah panjang dengan Albiceleste, terutama sejak aksi legendaris Diego Maradona pada perempat final Piala Dunia 1986 yang mengantar Argentina menuju gelar juara dunia. Sementara pertemuan terakhir kedua negara di Piala Dunia terjadi pada edisi 2002, ketika Inggris menang 1-0 dan menyingkirkan Argentina di fase grup. Saat itu, Messi masih berusia 15 tahun dan tengah menimba ilmu di akademi Barcelona.
Bagi Messi, Inggris bukan hanya lawan yang belum pernah dihadapinya, tetapi juga salah satu tim terkuat di turnamen ini. Pasukan Thomas Tuchel melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan Norwegia 2-1, sekaligus mencatatkan penampilan kedua di empat besar dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. "Mereka adalah tim besar dan salah satu kekuatan sepak bola dunia. Selalu menyenangkan menghadapi tim seperti itu, apalagi di semifinal Piala Dunia," kata pemain berusia 39 tahun tersebut.
Messi datang ke laga ini dengan modal penampilan impresif meski gagal mencetak gol saat Argentina menyingkirkan Swiss 3-1 di babak perempat final. Catatan gol beruntunnya di Piala Dunia memang terhenti setelah sebelumnya selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan sejak babak 16 besar edisi 2022. Namun, La Pulga tetap menjadi pembeda lewat assist untuk gol pembuka Alexis Mac Allister yang sekaligus mengantar Argentina ke semifinal.
Assist tersebut juga membuat Messi mengukir sejarah baru. Kapten Inter Miami itu kini mengoleksi 10 assist sepanjang putaran final Piala Dunia, melewati rekor legenda Jerman Fritz Walter yang mencatat sembilan assist. Walter membukukannya hanya dalam dua edisi Piala Dunia, sedangkan Messi mencapai torehan itu dalam enam edisi sejak 2006 hingga 2026. Di sisi lain, koleksi delapan gol dari enam pertandingan tetap menempatkannya di puncak daftar top skor Piala Dunia 2026 bersama penyerang Prancis Kylian Mbappé. Kini, Messi bertekad membawa Argentina melewati Inggris demi menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia yang diraih di Qatar empat tahun lalu. (RAI)