JAKARTA, AFU.ID — Kebakaran menghanguskan sekitar 30 rumah di permukiman padat Jalan Tanah Tinggi IV, RT 009/RW 007, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis, (4/6/2026) dini hari. Penyebab kebakaran masih diselidiki petugas.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Syarifudin mengatakan objek yang terbakar berupa bangunan perumahan warga. Area terdampak diperkirakan mencapai 250 meter persegi.
“Objek yang terbakar berupa 30 bangunan perumahan,” kata Syarifudin di Jakarta, Kamis, (4/6/2026).
Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 00.15 WIB. Lima menit kemudian, petugas mulai melakukan operasi pemadaman di lokasi.
Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran dan 140 personel dikerahkan. Api baru berhasil dilokalisasi sekitar pukul 01.35 WIB, sebelum operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 04.24 WIB.
“Kami mengerahkan 23 unit mobil pemadam kebakaran dan 140 orang yang dibagi dua tahap,” ujar Syarifudin.
Syarifudin mengatakan seluruh warga terdampak dalam kondisi selamat. Berdasarkan data sementara, kebakaran berdampak terhadap 240 jiwa dari 60 kepala keluarga.
Kronologi awal menunjukkan api diduga mulai terlihat dari salah satu rumah warga. Penghuni rumah yang disebut sebagai titik awal kebakaran terbangun karena merasakan hawa panas dari kamar di lantai dua.
Saat terbangun, api disebut sudah membesar. Penghuni rumah kemudian menyelamatkan diri dan kebakaran merambat ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.
BPBD DKI Jakarta menyebut warga terdampak masih dalam pendataan. Sebagian pengungsi sementara berada di Masjid Al-Ittihadiyah.
Kerugian akibat kebakaran belum diumumkan secara resmi. Petugas juga belum memastikan penyebab kebakaran karena proses penyelidikan masih berjalan.
Kebakaran ini kembali menunjukkan risiko besar permukiman padat di Jakarta. Ketika api muncul saat warga tidur, bangunan yang berdempetan membuat rambatan kebakaran sulit dicegah dan membutuhkan pengerahan besar petugas pemadam. (RHU)