JAKARTA, AFU.ID — Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang kamp pekerja PT SHJ di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, saat para pekerja tengah beristirahat. Serangan yang terjadi pada Minggu malam tersebut menewaskan lima orang, sementara tiga pekerja lainnya masih belum diketahui keberadaannya.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto mengatakan, saat kejadian terdapat 10 pekerja di dalam kamp. Dari jumlah tersebut, lima orang ditemukan meninggal dunia, dua orang telah diketahui keberadaannya, sedangkan tiga lainnya masih dalam pencarian.
“Tiga jenazah dievakuasi dan kini berada di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, kemudian satu jenazah dievakuasi ke Karubaga, sedangkan satu jenazah masih berada di lokasi kejadian,” kata Tri di Jayapura, Senin (03/08/26).
Tri menjelaskan, penyerangan terjadi pada Minggu malam, bukan pada Senin dini hari seperti informasi yang sempat beredar sebelumnya. Saat itu, para korban sedang beristirahat di kamp perusahaan yang berada di kawasan proyek pembangunan infrastruktur.
Empat dari lima korban tewas telah berhasil diidentifikasi, yakni Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga. Satu korban lainnya masih berada di lokasi kejadian dan belum dapat dievakuasi.
Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras serangan tersebut karena menyasar warga sipil yang tengah bekerja membangun infrastruktur untuk masyarakat Papua. Saat ini, personel gabungan TNI dan Polri masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku sekaligus mengamankan area sekitar kamp.
Aparat juga terus melakukan pencarian terhadap tiga pekerja yang belum diketahui keberadaannya. Pengamanan di lokasi diperketat untuk mencegah potensi serangan susulan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar wilayah tersebut. (RHU)