JAKARTA, AFU.ID — Seorang pengamen berinisial A (25) menjadi sasaran pemukulan sejumlah pemuda di Jalan Raya Pasar Lama, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Keributan diduga dipicu kesalahpahaman setelah korban mengacungkan jari tengah kepada para pemuda yang sedang berkumpul. Warga sekitar akhirnya turun tangan menghentikan aksi kekerasan tersebut.
Peristiwa bermula ketika A melintas di pertigaan Alun-alun Jonggol sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diduga dalam kondisi mabuk saat berpapasan dengan kelompok pemuda yang sedang nongkrong. Pertemuan itu kemudian berkembang menjadi perselisihan antara kedua pihak.
Di tengah kesalahpahaman tersebut, A disebut mengacungkan jari tengah ke arah kelompok pemuda. Tindakan itu memicu emosi beberapa orang yang kemudian melakukan pemukulan terhadap korban. Belum diketahui berapa orang yang terlibat maupun kondisi luka yang dialami A setelah kejadian.
Polisi menerima laporan mengenai keributan tersebut dan langsung mengirim petugas piket ke lokasi. Namun, korban dan para pemuda yang terlibat sudah meninggalkan tempat kejadian ketika petugas tiba. “Anggota piket segera mendatangi TKP, namun ternyata baik korban maupun pelaku sudah tidak berada di lokasi kejadian,” kata Kapolsek Jonggol Kompol Hida Tjahjono (25/07/26).
Keributan berhasil dihentikan setelah warga sekitar melerai kedua pihak. A kemudian pulang bersama kakaknya yang sebelumnya juga mengamen di sekitar Alun-alun Jonggol. Polisi selanjutnya meminta keterangan sejumlah saksi untuk merekonstruksi rangkaian kejadian.
Unit Reskrim Polsek Jonggol masih menyelidiki perkara tersebut dan mencari pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pemukulan. Polisi menegaskan tindakan korban tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan kekerasan. Hingga kini, belum ada informasi mengenai penetapan tersangka dalam perkara tersebut. (RHU)