Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Empat mahasiswa Universitas Silampari (Unpari) Lubuklinggau yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menjadi korban kecelakaan perahu di Sungai Rawas, Senin (27/7/2026) sore. Satu mahasiswa tewas setelah hanyut terbawa arus sungai, sementara tiga mahasiswa lainnya berhasil diselamatkan warga. Peristiwa itu terjadi di Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo.
Insiden bermula saat keempat mahasiswa menyeberangi Sungai Rawas menggunakan sebuah perahu. Dalam perjalanan, para mahasiswa yang tidak terbiasa mengemudikan perahu tersebut menabrak batang kayu yang berada di aliran sungai. Benturan itu membuat perahu oleng dan seluruh penumpang tercebur ke sungai yang berarus deras.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan setelah mendengar teriakan para korban. Tiga mahasiswa berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami kelelahan akibat terseret arus. Ketiganya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu, satu korban bernama Jadi Romadin (21) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan beberapa saat setelah pencarian dilakukan dengan posisi cukup jauh dari titik awal perahu terbalik. Derasnya arus membuat korban terseret hingga menjauh dari lokasi kejadian. Kepala BPBD Muratara, Hasbi, membenarkan kecelakaan tersebut. "Tiga korban berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Hasbi.
Hasbi juga mengapresiasi respons cepat warga yang langsung turun ke sungai untuk membantu proses evakuasi. Menurutnya, tindakan masyarakat membuat tiga korban dapat segera diselamatkan meski kondisi arus cukup kuat. "Kami mengapresiasi warga yang sigap memberikan pertolongan sehingga korban selamat bisa segera dievakuasi," ujarnya.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. Keterangan dari tiga korban selamat akan dimintai setelah kondisi mereka pulih. Sementara itu, jenazah korban meninggal masih menunggu penjemputan dari pihak keluarga. (RAI)