Jakarta, AFU.ID - KPK menangkap Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah, tetapi hingga kini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum menunjuk pelaksana tugas (Plt) Bupati. Meski begitu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan pelayanan publik di kabupaten itu tetap berjalan lancar.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai tersangka kasus dalam kasus pemerasan anak buahnya di lingkungan pemkab dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Kamis kemarin. Erni saat ini sudah mengenakan rompi oranye.
"Kami menegaskan pelayanan publik dan roda pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan seperti biasanya," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Batang, Sabtu. Pihaknya hingga kini belum menunjuk pelaksana tugas (Plt) Bupati Sukoharjo.
"Penunjukan Plt Bupati akan dilakukan sesuai ketentuan. Sejauh ini kami masih memantau perkembangan proses hukum yang berlangsung," katanya. Di sela acara Tasyakuran HUT ke-27 Persatuan Purnawirawan Polri Cabang Batang, mantan Kapolda Jateng ini mengatakan
Pasca-OTT tersebut, Luthfi mengatakan akan mengirim tim ke Pemerintah Kabupaten Sukoharjo untuk melakukan pendampingan agar pelayanan pemerintahan dan layanan publik tetap berjalan. "Siapapun pemimpinnya yang kena masalah, pelayanan pemerintahan dan publik tidak boleh terganggu. Kita akan backup untuk berjalannya pemerintahan di Sukoharjo. Nanti akan kita tunjuk Plt (Pelaksana Tugas)," katanya.
Pemprov terus memperhatikan perkembangan perkara tersebut sekaligus menyiapkan langkah agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Ia menegaskan dukungannya terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi.
Penegakan hukum, kata dia, menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. "Prinsipnya, dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang telah dilakukan KPK, kita dukung dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih dan berkarakter," katanya. (EER)