JAKARTA, AFU.ID - Sebanyak 128.240 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji 2026. Dari total tersebut, sebanyak 78.446 jemaah sudah tiba di Makkah untuk mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji, sementara proses keberangkatan jemaah haji Indonesia lainnya masih terus berlangsung secara bertahap.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyebutkan, penyelenggaraan ibadah haji hingga hari ke-20 berjalan lancar, tertib, dan tetap dalam pendampingan petugas di lapangan.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menjelaskan berdasarkan data terbaru, sebanyak 323 kelompok terbang (kloter) dengan total 128.240 jemaah dan 1.289 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi.
“Berdasarkan data terakhir, sebanyak 323 kloter dengan 128.240 jemaah dan 1.289 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung secara bertahap,” ujar Ichsan dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Ia menambahkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 204 kloter yang terdiri dari 78.446 jemaah dan 816 petugas telah tiba di Makkah. Para jemaah haji Indonesia itu menjalani umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.
“Hingga saat ini, sebanyak 204 kloter dengan 78.446 jemaah dan 816 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji,” jelasnya.
Sementara itu, sebanyak 17.861 jemaah dari 47 kloter beserta 189 petugas yang masuk dalam gelombang kedua telah tiba melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
Selain itu, terdapat pula 3.266 jemaah haji khusus yang telah sampai di Arab Saudi dan mulai menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ichsan juga mengingatkan jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang diberangkatkan melalui Jeddah agar mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi. Hal ini penting karena mereka akan mengambil miqat di perjalanan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
“Hal ini penting karena jemaah gelombang kedua akan mengambil miqat dalam perjalanan menuju Arab Saudi dan selanjutnya bergerak menuju Mekkah untuk melaksanakan umrah wajib. Ikuti arahan petugas, pastikan niat ihram dilakukan sesuai ketentuan, dan jaga ketertiban selama perjalanan,” pungkasnya.
Dengan terus bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi, pemerintah memastikan seluruh proses pelayanan dan pendampingan berjalan optimal agar pelaksanaan ibadah haji 2026 berlangsung aman, nyaman, dan lancar. (*)