Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kebakaran hebat di sebuah bar kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand. Hingga kini, otoritas Indonesia juga belum menerima laporan adanya WNI yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan kepastian itu diperoleh setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok berkoordinasi dengan kepolisian, rumah sakit, dan otoritas setempat. "Berdasarkan koordinasi KBRI Bangkok dengan pihak kepolisian, rumah sakit, dan otoritas setempat, belum terdapat informasi adanya korban Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal maupun korban luka," kata Heni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (13/7/2026).
Meski belum ada WNI yang terdampak, KBRI Bangkok masih terus memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian. Kemlu menyatakan siap memberikan pendampingan apabila di kemudian hari ditemukan WNI yang menjadi korban maupun membutuhkan bantuan selama proses penanganan berlangsung. Berdasarkan data sementara dari otoritas Thailand, kebakaran tersebut menewaskan sedikitnya 27 orang dan melukai 63 lainnya, termasuk 22 korban yang masih dalam kondisi kritis.
Tragedi itu terjadi di Rong Beer Na Lat Phrao, sebuah bar musik yang berada di kawasan Chatuchak dan dikenal sebagai salah satu tempat hiburan yang ramai dikunjungi wisatawan maupun warga setempat. Keterangan saksi yang dihimpun pemerintah Thailand menyebut api diduga bermula dari saklar pemutus arus listrik sebelum dengan cepat membesar dan memenuhi ruangan dengan asap pekat. Kepanikan membuat banyak pengunjung berusaha menyelamatkan diri, namun sebagian besar justru terjebak di area toilet. "Di situlah kami menemukan sebagian besar mayat," kata Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul usai meninjau lokasi kejadian.
Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan forensik. Tragedi tersebut tercatat sebagai salah satu kebakaran pusat hiburan paling mematikan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir, bahkan melampaui insiden kebakaran pub pada 2022 yang menewaskan 14 orang. (RAI)