JAKARTA, AFU.ID — Fasilitas lift di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak dapat digunakan setelah mengalami kerusakan pada sistem kelistrikan. Kondisi ini membuat warga, khususnya lanjut usia dan penyandang disabilitas, harus menaiki puluhan anak tangga untuk menyeberang.
Sejumlah warga mengaku kesulitan akibat tidak berfungsinya fasilitas tersebut. Salah satunya, Saefullah (66), yang harus menempuh sekitar 120 anak tangga untuk menyeberang karena lift tidak dapat digunakan. “Saya baru baca, lift tidak dapat digunakan karena sedang dalam perbaikan,” kata Saefullah saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Ia mengaku cukup kelelahan karena tidak ada pilihan lain selain menggunakan tangga. Menurutnya, keberadaan lift sangat membantu, terutama bagi warga lansia yang memiliki keterbatasan fisik. “Seperti saya saja, saya harus naik 60 anak tangga di sini, belum di sana, total 120 anak tangga kan berarti. Ini saja saya sudah capek naiknya,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Lia Yulianti (40) yang kerap menggunakan JPO tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Ia mengaku kesulitan karena memiliki gangguan pada kaki sehingga tidak memungkinkan untuk menaiki tangga. “Saya sebenarnya sering pakai lift. Tapi kalau lift mati, saya tidak berani naik tangga karena kaki saya sakit dan tidak kuat,” kata Lia.
Menurutnya, tingginya jumlah anak tangga menjadi kendala serius bagi warga dengan keterbatasan mobilitas. Kondisi ini membuat sebagian warga harus mencari jalur alternatif untuk menyeberang.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga menjelaskan bahwa kerusakan lift disebabkan gangguan pada sistem kelistrikan. Ditemukan kabel listrik yang terpotong sehingga fasilitas tidak dapat beroperasi. Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menyebut kerusakan itu diduga akibat tindakan vandalisme yang terjadi pada awal Juni.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo turut mengecam perusakan fasilitas publik tersebut. Ia menegaskan tindakan vandalisme tidak dapat ditoleransi dan meminta agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti.
Saat ini, Dinas Bina Marga DKI Jakarta tengah melakukan perbaikan sistem kelistrikan agar lift dapat kembali berfungsi. Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan tersebut dan mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum agar tetap dapat digunakan, terutama bagi kelompok rentan. (ANT/RAI)