Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Sistem Booking Royaltrans Dibanjiri Keluhan Penumpang, Kurang Sosialisasi dan Tidak Optimal
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Arsip Foto - Petugas membersihkan interior bus TransJakarta tipe Royaltrans di Pool Bus TransJakarta, Jakarta, Kamis (5/3/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc
JAKARTA AFU.ID — PT Transjakarta menerapkan sistem pemesanan kursi layanan Royaltrans khusus area Cibubur, Bekasi, dan Cinere di lokasi keberangkatan selama masih tersedia sisa kursi di dalam bus tersebut mulai 16 hingga 24 April 2026.
"Petugas kami di lapangan membantu pelanggan untuk melakukan pemesanan (melalui aplikasi) di lokasi," kata Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu Wardhani di Jakarta, Kamis.
Selain di lokasi, calon penumpang juga dapat memesan kursi melalui aplikasi TJ:Transjakarta.
Ayu mengatakan Transjakarta menambah personel di titik-titik keberangkatan selama dua minggu ke depan untuk membantu calon penumpang dalam proses unduh aplikasi TJ:Transjakarta, aktivasi metode pembayaran digital, dan edukasi cara pemesanan kursi secara langsung.
Kebijakan itu diterapkan menyusul implementasi sistem pemesanan kursi (booking) layanan Royaltrans untuk rute Cibubur-Balai Kota pada Rabu (15/4), yang dinilai tidak kondusif, salah satunya terkait pengaturan alur penumpang.
Sebagian penumpang berpendapat Transjakarta tidak melakukan sosialisasi maksimal sehingga menyebabkan kebingungan, terutama penumpang yang kebanyakan orang berusia tua.
Selain itu, alur pengaturan penumpang juga dinilai tidak optimal sehingga menyebabkan penumpukan.
"Sehubungan dengan implementasi sistem booking seat Royaltrans di rute-rute baru per 15 April 2026, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi di lapangan," ujar Ayu.
Dia mengungkapkan implementasi sistem pemesanan kursi tersebut merupakan inovasi yang dihadirkan untuk memberikan kepastian tempat duduk serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, pasti, dan terencana bagi penumpang.