Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Penangkapan Sistematis Perempuan Palestina: 90 Tahanan Selama April, Mayoritas Dituduh Penghasut
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Arsip - Setelah lebih dari 16 bulan di penjara Israel, Rose Khwais, remaja Palestina berusia 17 tahun, tahanan wanita termuda yang pernah ditahan Israel, dibebaskan melalui kesepakatan gencatan senjata Gaza dan pertukaran tahanan. (ANTARA/Anadolu/py)
JAKARTA AFU.ID — Palestinian Prisoner's Society (PPS) menyatakan otoritas Israel meningkatkan penangkapan perempuan secara sistematis dan berkelanjutan, kantor berita Palestina WAFA melaporkan, Kamis (23/4).
Jumlah tahanan perempuan tercatat mencapai 90 orang sepanjang April, angka signifikan yang sebelumnya hanya tercatat saat gelombang penangkapan massal terjadi di awal perang.
Penjara Damon menampung sebagian besar tahanan, termasuk dua anak di bawah umur, seorang perempuan hamil, 25 tahanan administratif, tiga jurnalis, dua pasien kanker, serta dua perempuan yang ditahan sebelum perang.
Menurut PPS, mereka menghadapi kondisi tahanan yang keras, termasuk kelaparan, perampasan, pengabaian medis, pelecehan, kurungan isolasi, serta penggeledahan tubuh tanpa busana.
Sebagian besar penangkapan dilakukan dengan dalih "penghasutan," dan jumlah perempuan yang ditangkap sejak awal perang telah melampaui 700 orang, kata PPS.
Penangkapan terjadi di Tepi Barat, termasuk Yerusalem, serta wilayah 1948. Namun, tidak tersedia data akurat mengenai penangkapan di Gaza.
PPS menambahkan eskalasi ini terjadi di tengah salah satu periode paling berdarah bagi perempuan Palestina. Pelanggaran serius terus berlangsung, termasuk kekerasan fisik dan seksual serta penahanan untuk menekan keluarga.