Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Bahaya Kronis dalam Ikan Sapu-sapu, Picu Kanker hingga Penurunan Fungsi Otak
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Warga menjaring ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/wsj/am.
JAKARTA AFU.ID — Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur (Jaktim) menyoroti ancaman penyakit kronis akibat konsumsi ikan sapu-sapu yang diduga mengandung logam berat berbahaya.
"Efek mengonsumsi ikan sapu-sapu tidak selalu langsung terlihat. Justru yang perlu diwaspadai adalah dampak jangka panjang yang bisa memicu penyakit kronis," kata Kepala Sudinkes Jakarta Timur Herwin Meifendy saat ditemui di Kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Rabu.
Menurut dia, dampak konsumsi ikan tersebut tidak selalu dirasakan secara langsung, namun berpotensi muncul dalam jangka panjang.
Kandungan logam berat seperti merkuri, timbal (Pb), arsen, dan kadmium dalam ikan sapu-sapu dapat terakumulasi di dalam tubuh manusia. Akumulasi ini berisiko memicu berbagai penyakit serius, terutama jika dikonsumsi secara terus-menerus.
Herwin menjelaskan, merkuri dapat menyerang sistem saraf, otak, hingga organ vital seperti ginjal dan paru-paru.