AFU.id

PSG Pertahankan Gelar UEFA Super Cup, Ini Tiga Klub yang Lebih Dulu Ukir Sejarah Back-to-Back Juara Eropa

Bagikan:

Penulis: Raihan Immaduddin

PSG Pertahankan Gelar UEFA Super Cup, Ini Tiga Klub yang Lebih Dulu Ukir Sejarah Back-to-Back Juara Eropa
PSG juara UEFA Super Cup 2026. (Foto: UEFA)

UEFA Super Cup tidak selalu dimainkan dengan format satu pertandingan seperti sekarang. Kompetisi ini pada awalnya mempertemukan juara European Cup, yang kemudian menjadi Liga Champions, dengan juara European Cup Winners' Cup atau Piala Winners dan menggunakan format dua leg. Format tersebut bertahan hingga 1997, meski beberapa edisi seperti 1984, 1986, dan 1991 harus digelar dalam satu pertandingan karena kendala jadwal atau persoalan politik.

Kompetisi juga sempat tidak digelar pada 1974, 1981, dan 1985. Setelah Piala Winners dihentikan UEFA pada 1999, format kompetisi berubah dan mulai 2000 UEFA Super Cup mempertemukan juara Liga Champions dengan juara Piala UEFA yang kemudian berganti nama menjadi Liga Europa. Sejak 1998, pertandingan juga dimainkan dalam satu laga di venue netral, setelah sebelumnya menggunakan format kandang-tandang.

Sejak 1998 hingga 2012, Stade Louis II di Monaco menjadi lokasi tetap UEFA Super Cup. Mulai 2013, UEFA mengubah konsep tersebut dengan memindahkan pertandingan ke berbagai stadion di Eropa, termasuk Praha, Cardiff, Tbilisi, dan Trondheim. Pada 2026, Red Bull Arena di Salzburg menjadi panggung pertemuan PSG dan Aston Villa sekaligus saksi keberhasilan PSG mempertahankan gelar.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi